Terpuruk! Pengusaha Hotel Ngaku Obatnya Tak Cukup Cuma Vaksin

News - Sandi Ferry, CNBC Indonesia
16 April 2021 14:55
Hotel Begreno

Jakarta, CNBC Indonesia - Kalangan pelaku pariwisata tidak melihat bahwa program vaksinasi bakal menjadi game changer bagi industri secara keseluruhan. Meski sebagian pelaku dan tenaga kerja sektor ini sudah mendapatkan vaksinasi, namun pelaku pariwisata tidak terlalu berharap adanya perubahan signifikan pada program pemerintah ini.

"Dengan adanya vaksin belum ada impact khusus adanya pertumbuhan okupansi dan seterusnya, kenapa? sebenarnya yang paling utama di pariwisata yang kami hadapi saat ini kebijakan pergerakan orang yang ditahan," kata Sekretaris Jenderal Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran dalam Profit CNBC Indonesia, Jumat (16/4/21).

Sehingga dengan rencana proteksi apapun, selama kebijakan itu belum ada arahan melonggarkan saat momentum-momentum pariwisata, tentu petumbuhan di okupansi atau konsumen masih miris.


"Belum bisa bicara pertumbuhan, dan sektor belum bisa bergerak dan menyerap tenaga kerja. Kunci utamanya bukan disana," sebut Maulana.

Apalagi, belum semua daerah memahami bahwa komponen yang ditetapkan pempus bahwa penyelenggaraan vaksin untuk petugas pariwisata menjadi penting. Padahal, ada sebagian yang sudah di collect datanya oleh Kementerian Kesehatan.

"Belum semua daerah yang melaksanakan ini, jadi masih banyak data yang sudah di -collect tapi belum dieksekusi di berbagai daerah di Indonesia. Bicara bali karena ada program khusus pemerintah jadi lebih cepat. Tapi tidak di daerah lain yang minim, bahkan ada yang belum mulai di sektor pariwisata," sebut Maulana.

"Jadi kita belum bisa lihat ini sebagai acuan akan menjadi proyeksi peningkatan. karena kebijakan pergerakan vaksin belum ada dan kebijakan paling utama saat momentum-momentum pergerakan terbesar untuk domestik belum ada," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading