Menhan RI Prabowo 'Dicari-cari' Korsel, Ada Apa?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
06 April 2021 10:42
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris, pada 22-24 Maret 2020. Kunjungan dilakukan dalam rangka meningkatkan kerja sama bilateral di bidang pertahanan RI-Inggris. (Dok: Twittwr @mod_russia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) kini sedang dalam pembicaraan untuk mengatur pertemuan antara menteri pertahanan (menhan). Kemehan Korsel mengatakan, jika tak ada aral melintang, pertemuan akan berlangsung pada upacara yang menampilkan prototipe jet tempur proyek terayar Korsel, KF-X, April ini.

Juru Bicara Kemenhan Korsel, Boo Seung-chan, mengatakan Menhan RIĀ Prabowo Subianto Djojohadikusumo diharapkan menghadiri acara tersebut. Namun, kementerian belum mengkonfirmasi kehadirannya.


Pekerja sedang merakit KF-X di KAI di Sacheon . (Photo via Korea Aerospace Industries Ltd.(KAI))Foto: Proyek Jet Tempur KFX. (Photo via Korea Aerospace Industries Ltd.(KAI))
Pekerja sedang merakit KF-X di KAI di Sacheon . (Photo via Korea Aerospace Industries Ltd.(KAI))

"Pertemuan tingkat menteri akan dimungkinkan jika Prabowo mengunjungi Korsel. Kami bekerja sama dengan semua kemungkinan terbuka," kata Boo dalam jumpa pers reguler pada Senin (5/4/2021), dilansir dari Yonhap.

"Karena Menteri Prabowo juga mengunjungi Jepang, kami aktif berdiskusi dengan Indonesia."

Keputusan perihal apakah Indonesia akan mengirim pejabat senior ke upacara peluncuran KF-X menjadi fokus perhatian di Korsel. Ini karena hal itu akan memberi sinyal bahwa negara tersebut akan tetap menjadi mitra untuk proyek tersebut.

Indonesia sendiri telah berjanji untuk menanggung 20% dari biaya pembangunan 8,8 triliun won atau setara Rp 112 triliun. Akan tetapi, Indonesia telah berhenti melakukan pembayaran dan memicu spekulasi bahwa Indonesia sedang berusaha untuk keluar dari proyek tersebut.

Selain proyek jet tempur yang dikenal pula dengan IF-X itu, Indonesia menandatangani kesepakatan dengan Korsel pada 2019 untuk membeli tiga kapal selam. Namun, bisnis tersebut juga hanya mengalami sedikit kemajuan sejak saat itu.

CNBC Indonesia mash mencoba menghubungi Kemhan RI untuk mendapatkan konfirmasi.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading