Kebal Corona! Investasi Asing di China Melesat 81% di 2020

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
05 April 2021 19:02
Ilustrasi bendera China. AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Investasi asing (FDI) yang masuk keĀ China di tahun 2020 dilaporkan mengalami kenaikan signifikan hingga 81%. Hal itu diprediksi karena kecepatan Negeri Tirai Bambu mengendalikan pandemi Covid-19.

Dikutip media pemerintah CGTN, Senin (5/4/2021), Administrasi Valuta Asing Negara (SAFE) dalam sebuah laporan menyatakan China di tahun 2020 menarik sekitar US$ 520,6 miliar atau setara Rp 7.500 triliun investasi asing.

Dalam data itu, pasar sekuritas China mengalami kenaikan sebesar 73% arus masuk bersih dana luar negeri yang berjumlah sekitar US$ 254,7 miliar. Tak hanya di bursa saham, arus masuk bersih ke obligasi China melonjak 86% dari tahun 2019 menjadi US$ 190,5 miliar.

Sebaliknya, investasi langsung keluar negara tertekan karena penyebaran Covid-19 di seluruh dunia, turun 20% secara tahunan (year-on-year) menjadi US$ 109,9 miliar. Kendati demikian, data itu membuktikan ekonomi Negeri Panda itu bergairah selama pandemi Covid-19.



Sebelumnya Purchasing Managers Index (PMI), ukuran utama dari aktivitas manufaktur, mencatatkan pertumbuhan mencapai 51,9 poin pada bulan Februari. Hal itu lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang hanya menetapkan prediksi sebesar 50,6 poin.

Selain itu, PMI non-manufaktur juga membuat rebound signifikan ke 56,3, lebih tinggi dari perkiraan Bloomberg di 52,0. Angka itu menunjukkan kinerja yang lebih baik di industri jasa dan ekspektasi yang lebih tinggi untuk sektor-sektor yang terkena dampak krisis paling parah seperti akomodasi dan pariwisata.

Meskipun menjadi negara pertama yang dilanda Covid-19, China mampu bangkit dengan cepat. Di kuartal keempat 2020 saja, Negeri Tirai Bambu itu mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5%.

Terkait pandemi, China juga diketahui mampu mengontrol penyebaran virus corona. Hingga saat ini ekonomi kedua terbesar dunia itu mencatatkan 90 ribu kasus Covid-19 dengan 4.600 kematian.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading