Semua Ambruk Gegara Covid, Sri Mulyani: Kita Jangan Putus Asa

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
05 April 2021 18:07
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Acara Temu Stakeholder Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah menyiapkan anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 172 triliun di tahun ini. Anggaran ini untuk penyediaan vaksin juga program vaksinasinya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati  menjelaskan, untuk program vaksinasi diestimasikan akan menghabiskan biaya hingga Rp 54 triliun. Sedangkan sisa anggaran lainnya akan digunakan untuk 3T (testing, tracing, dan treatment).

"Total keseluruhan untuk penanganan Covid-19 tahun ini mencapai Rp 172 triliun," ujarnya dalam webinar virtual PT SMI, Senin (5/4/2021).


Meski Pemerintah telah menyiapkan anggaran yang besar, namun ia meminta agar semua pihak tidak terlena dan lalai akan protokol kesehatan. Sebab, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dinilai masih sangat penting.

Apalagi, Covid-19 adalah virus yang tidak terduga yang bisa hadir kapan saja jika masyarakat tidak melakukan protokol kesehatan dengan benar.

"Covid ini adalah suatu tantangan yang mereka tidak memiliki timeline, artinya ketahanan kita untuk bisa terus menerus betul-betul menjaga dari penyebaran Covid, namun juga tidak boleh dalam hal ini putus asa untuk terus memperbaiki kondisi sosial ekonomi kita," jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya vaksin dan proses vaksinasi di tahun ini, ada harapan perekonomian akan kembali bangkit dan bisa kembali berada di level 5%. Selain itu, defisit anggaran bisa kembali diperkecil setelah melebar cukup besar di tahun lalu.

"Tahun ini defisit kita di 5,7%, kita berharap akan mulai tumbuh atau mulai pulih berbagai kegiatan sosial ekonomi, sekolah mungkin mulai dibuka kembali dan mereka sudah mengalami atau mendapat vaksinasi sudah mulai bisa melakukan aktivitas dengan tetap disiplin prokes," kata dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pulihkan Ekonomi, Sri Mulyani: Tak Bisa Cuma Andalkan APBN


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading