Banjir Bandang 2021, Terbesar di NTT Dalam 1 Dekade

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
05 April 2021 16:07
Bencana Banjir bandang di Waiburak-Waiwerang, Flores NTT (Ist)

Jakarta, CNBC Indonesia - Banjir bandang yang menghantam Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Minggu (4/4) pukul 01.00 WITA, merupakan yang terbesar dari sisi korban Jiwa, lebih dari 10 tahun terakhir.

Dalam 1 dekade terakhir, setidaknya ada 2 bencana banjir cukup besar yang pernah melanda Nusa tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Senin (5/4/2021) bencana yang pertama terjadi pada 3 November 2010. Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, banjir ini mengakibatkan 31 orang meninggal dunia.


Tak hanya korban meninggal, setidaknya ada 7 orang hilang. Kemudian banjir juga menyebabkan 27 orang luka-luka dan 159 rumah rusak.

Banjir yang kedua terjadi pada 11 April 2011. Banjir berlokasi di Kabupaten Belu yang mengakibatkan 3.277 rumah rusak. Banjir juga menyebabkan 14 fasilitas umum rusak.

Kali ini banjir kembali melanda, tepatnya di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang terjadi pada Minggu (4/4) pukul 01.00 WITA.

Berdasarkan data terakhir yang disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Raditya Jati, ada 68 orang yang meninggal dunia.

Ke-68 korban meninggal dunia tersebut 44 diantaranya warga Kabupaten Flores Timur, 11 di Kabupaten Lembata, 2 di Kabupaten Ende dan 11 lainnya di Kabupaten Alor.

Selanjutnya terdapat pula 15 orang luka-luka. Masing-masing merupakan 9 orang warga Flores Timur, 1 warga Kabupaten Ngada dan 5 lainnya warga kabupaten Alor.

Berikutnya, ada 70 orang yang masih dinyatakan hilang. 26 merupakan warga Flores Timur, 16 warga Kabupaten Lembata dan 28 lainnya warga Kabupaten Alor.

Hingga data ini diturunkan, setidaknya ada 938 Kepala keluarga (KK) yang terdampak. Jumlah tersebut setara dengan 2.655 jiwa orang yang terdampak dan hingga kini masih terus dalam pendataan.

Kerugian materiil diantaranya 25 unit rumah rusak, 114 unit rumah ruak sedang, 17 rumah hanyut, 60 rumah terendam, 743 rumah terdampak. Kemudian ada 40 titik akses jalan tertutup pohon tumbang, 5 jembatan putus, 1 unit fasilitas umum terdampak dan 1 unit kapal tenggelam.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading