Ini Oleh-Oleh Menhan Prabowo-Menlu Retno di Jepang, Apa Saja?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
30 March 2021 21:05
Japan's Prime Minister Yoshihide Suga, center, walks with Indonesian Foreign Minister Retno Marsudi, left, and Indonesian Defense Minister Prabowo Subianto after a photo session at the prime minister's official residence in Tokyo Tuesday, March 30, 2021. The Indonesian ministers are visiting Tokyo for security discussions focusing on China's growing assertiveness in regional seas. (AP Photo/Eugene Hoshiko, Pool)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Lestari Priansari Marsudi bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto Djojohadikusumo melakukan kunjungan ke Tokyo, Jepang sejak 28-30 Maret 2021.

Keduanya melakukan pertemuan 2+2 (two plus two) bersama dengan Menlu Jepang Toshimitsu Motegi dan Menhan Nobuo Kishi.

Selain bertemu dengan Menlu dan Menhan Jepang, Retno serta Prabowo juga bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Yoshihide Suga dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Kono Taro.


Retno mengatakan hasil kunjungan ke Tokyo selama tiga hari membuahkan hasil yang baik. Setidaknya ada beberapa hal yang dicapai dari pertemuan tersebut.

Pertama, lawatan Menlu dan Menhan RI ini merupakan penindaklanjutan kunjungan PM Suga ke Indonesia beberapa waktu lalu.

"Dengan pertemuan intensif seperti ini maka akan memudahkan kita untuk mengukur implementasi dari kesepakatan-kesepakatan yang sudah ada," kata Retno dalam pertemuan virtual pada Selasa (30/3/2021).

Kedua, kerja sama di bidang kesehatan antara kedua negara juga sudah disepakati dan akan terus diperkuat. Selain itu, komitmen yang kuat dari kedua belah pihak juga memperkuat kerja sama ekonomi termasuk bidang investasi serta upaya menyelesaikan berbagai tantangan perdagangan kedua negara.

"Kita juga sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama pertahanan dan maritim Indonesia dan Jepang," imbuh Retno.

Ketiga, kata Retno, isu kawasan dan internasional juga menjadi pembahasan yang ditekankan Indonesia kepada Jepang.

"Pentingnya semua negara memajukan kerja sama agar tercipta stabilitas, perdamaian, dan kesejahteraan tidak hanya di kawasan tapi juga dunia. Kerjasama dan perdamaian sangat diperlukan bagi dunia untuk keluar bersama dari pandemi Covid-19. Kerjasama dan perdamaian diperlukan dunia untuk bersama melakukan pemulihan ekonomi," tutup Retno.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading