Walau Data Kacau Balau, Bansos Jokowi Tetap Cair Bulan Ini!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
17 March 2021 18:16
Petugas Pos Indonesia menyalurkankan bantuan sosial (bansos) ke pemukiman di wilayah Kenari, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021). Pemerintah telah meresmikan penyaluran bantuan tunai se-Indonesia hari ini.  (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan akan segera menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT), program keluarga harapan (PKH), dan bantuan sosial tunai (BST) pada akhir Maret 2021.

Menariknya, pemerintah juga akan mencairkan bantuan periode April pada akhir Maret ini. Artinya, masyarakat penerima bantuan akan menerima dua kali bantuan sosial dalam satu kali pencairan di bulan yang sama.

"Harapan kami untuk Maret ini kami bisa merealisasikan di minggu keempat bulan Maret. Demikian pula untuk target April kami akan serahkan pada bulan Maret," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini usai rapat terbatas, Rabu (17/3/2021).


Meskipun bantuan sosial cair dua kali dalam satu kali penyaluran, persoalan data masih menjadi masalah. Risma mengatakan otoritas sosial memang sudah melakukan berbagai evaluasi terkait hal ini.

Kementerian Sosial memang memiliki tiga program bantuan yaitu BPNT, PKH, dan BST. Target BNPT kepada 18.800 keluarga penerima manfaat (KPM), PKH kepada 10 juta KPM, dan BST kepada 10 juta KPM.

Setelah evaluasi dilakukan melalui pemerintah daerah, bank penyalur, maupun PT Pos, ditemukan bahwa KPM yang seharusnya menerima BPNT hanya 13.228.513 kepala keluarga, untuk PKH hanya 8.907.446 kepala keluarga, dan BST sebanyak 8.428.327.

"Ini belum sesuai karena ada beberapa daerah yang belum 100% memadankan data dengan data kependudukan. Ada kurang lebih yang kita harus jemput perbaikan datanya," katanya.

Kendati persoalan data masih menjadi catatan, pemerintah akan tetap menggunakan data yang lama untuk menyalurkan bantuan sosial. Namun, pemerintah tetap mengimbau kepada pemerintah daerah untuk segera melengkapi data penerima bantuan sosial.

"Kami akan penuhi karena banyak usulan baru dari daerah untuk pengganti yang meninggal dan sebagainya. Kami akan menunggu dari daerah untuk usulan tersebut," katanya.

"Jadi kepa daerah yang 514 kabupaten kota, datanya ada di kami nanti bisa dilihat di website Kementerian Sosial. Karena kami ingin mengeluarkan itu di akhir minggu terakhir bulan Maret ini," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading