Ini Alasan Kenapa Subsidi Gaji Tak Dilanjutkan Lagi di 2021

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
15 March 2021 20:09
Infografis: Subsidi Gaji Bisa Gagal Cair Gara-Gara Masalah Remeh Ini

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi upah tidak dilanjutkan pada tahun ini. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Senin (15/3/2021).

"Terkait BSU tidak dialokasikan pada tahun ini, tapi saat ini kami masih tunggu hasil rekomendasi dari tim Program Nasional Percepatan Pemberantasan Kemiskinan (PNP2K)," katanya.

Ida menjelaskan rekomendasi PNP2K sedang dilakukan. Kemungkinan dari hasil ini bisa membuat program BSU kembali dilakukan pada tahun ini, atau pun sebaliknya.


Ida menegaskan program lainnya, di luar subsidi upah masih berlanjut. Ida menjelaskan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di 2021 meningkat hingga 21% menjadi Rp 699,43 triliun untuk perlindungan sosial, kartu sembako, kartu prakerja, BLT Desa, vaksinasi dan pajak kesehatan. Dari Kementeriannya juga sudah melakukan refocusing untuk membantu pembiayaan dari program PEN ini.

Dari catatannya program PEN pemberian subsidi upah, sudah diterima 12,54 juta orang dari targetnya 15 juta penerima di 2020. Dengan total anggaran alokasi PEN untuk subsidi upah mencapai Rp 29,4 triliun.

Ida mengklaim dari hasil kualitatif Puslitbang Kemenaker soal program BSU meningkatkan pertumbuhan ekonomi 0,25%. Bantuan subsidi upah ini diberikan kepada upah atau gaji karyawan di bawah Rp 5 juta, melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading