Ini 10 Barang Ekspor Impor RI Paling Moncer Pada Februari

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
15 March 2021 17:12
A worker walks on the dock of the Tanjung Priok Port in Jakarta, Indonesia April 16, 2018.   REUTERS/Darren Whiteside

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Februari 2020 sebesar US$ 15,27 miliar atau tumbuh 8,56% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Perkembangannya menggembirakan dan kalau mundur ke belakang lagi, sejak November 2020 ekspor kita selalu tumbuh positif secara yoy (year on year)," ujar Kepala BPS Suhariyanto Senin (15/3/2021).

Kenaikan ekspor (yoy) terjadi baik di sektor migas dengan naik 6,9%, pertanian tumbuh 3,16%, industri naik 9%, dan pertambangan naik 7,53%.


Kendati demikian, secara bulanan, realisasi ekspor nonmigas Februari 2021 mencapai US$ 14,40 miliar, turun 0,04% dibanding Januari 2021. Dibanding ekspor nonmigas.

Penurunan terbesar ekspor nonmigas Februari 2021 terhadap Januari 2021 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$ 639,5 juta atau 27,11%, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar US$ 240,7 juta atau 24,2%.

Berikut adalah 10 komoditas yang paling banyak diekspor sepanjang Februari 2021:

1. Lemak dan minyak hewan/nabati US$ 1,72 miliar
2. Bahan bakar mineral US$ 1,97 miliar
3. Besi dan baja US$ 1,24 miliar
4. Kendaraan dan bagiannya US$ 813,5 juta
5. Mesin dan peralatan mekanis US$ 503,3 juta
6. Logam mulia, perhiasan/permata US$ 378,6 juta
7. Bijih, terak, dan abu logam US$ 181 juta
8. Pulp dari kayu US$ 203,9 juta
9. Bahan kimia organik US$ 239 juta
10. Susu, mentega, dan telur US$ 35,1 juta.

Impor

Nilai impor Indonesia pada Februari 2021 mencapai US$ 13,26 miliar atau turun 0,49% dibandingkan dengan Januari 2021. Sementara jika dibandingkan dengan Februari 2020 impor RI naik 14,86%.

Adapun impor migas Februari 2021 senilai US$ 1,3 miliar atau turun 15,95% jika dibandingkan Januari 2021 atau turun 25,37% jika dibandingkan Februari 2020.

Kemudian impor nonmigas pada Februari 2021 mencapai US$ 11,96 miliar atau naik 1,54% jika dibandingkan Januari 2021 atau naik 22,03% dibandingkan Februari 2020.

Penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar pada Februari 2021 dibandingkan Januari 2021 adalah produk farmasi atau setara dengan US$ 96,9 juta atau turun 38,03%. Sedangkan peningkatan terbesar adalah mesin dan perlengkapan elektrik atau mencapai US$ 172,8 juta atau naik 10,03%.

Berikut 10 golongan barang utama yang paling banyak diimpor selama Februari 2021:

1. Mesin dan perlengkapan elektrik US$ 1,72 miliar
2. Besi dan baja US$ 710,2 juta
3. Berbagai produk kimia US$ 356,7 juta
4. Ampas/sisa industri makanan US$ 211,2 juta
5. Gula dan kembang gula US$ 230,8 juta
6. Serealia US$ 222,3 juta
7. Perangkat optik, fotografi, sinematografi, medis US$ 179,7 juta
8. Produk farmasi US$ 254,8 juta
9. Buah-buahan US$ 144,2 juta
10. Kendaraan udara dan bagiannya US$ 83,8 juta.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading