Sektor Migas Masih Jadi Magnet Investasi RI, Benarkah?

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
10 March 2021 19:35
PHE WMO operasikan kembali anjungan PHE 12. (Dok. Pertamina Hulu Energi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut sektor minyak dan gas bumi (migas) masih menjadi magnet investasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Pengembangan Sektor Investasi Prioritas BKPM, Aries Indanarto.

Dia mengatakan, investasi migas masih menarik investor, dari sisi hulu sampai hilir. Peluangnya dinilai masih besar, sehingga menarik investor baik dari dalam dan luar negeri.


"Peluang investasi migas dari hulu dan hilir masih menjanjikan. Sektor migas dinilai berpeluang besar di dalam menarik investor dari dalam dan luar negeri," paparnya dalam webinar 'Membedah Peluang Bisnis 70 Triliun di Sektor Hulu Migas', Rabu (10/03/2021).

Menurutnya, perizinan sekarang sudah menggunakan sistem Online Single Submission (OSS). Nantinya ada kriteria penggolongan izin di OSS ini.

"Risiko rendah misalnya, kayak yang bisa mengajukan ya kelompok UMKM. Risiko menengah dan tinggi, nah di hulu migas ini kan masuk dalam risiko tinggi ya," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam program pembinaan dan pemberdayaan pengusahaan nasional di sektor migas, BKPM berkolaborasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

"Selama ini memang teknologi dan akses permodalan belum seperti yang kita harapkan. Ini yang jadi poin penting," ujarnya.

Pemberdayaan usaha sektor migas dilakukan dengan langkah identifikasi kebutuhan suplai barang dan jasanya. Sementara pelaku usaha dalam hal ini KKKS menyiapkan pelakunya.

"Siapkan pengusahanya di daerah, UMKM-nya oleh BKPM di daerah pelaku usaha penunjang sektor migas. BKPM, HIPMI dan SKK Migas lakukan pertemuan sosialisasi bimbingan pelatihan," jelasnya.

Dengan demikian, menurutnya akan mendapatkan mitra penunjang migas yang cukup berkualitas dan memenuhi syarat. Menurutnya, UMKM berkontribusi besar dalam perekonomian nasional.

"Ada 77 perusahaan dapatkan fasilitas penanaman modal, pembebasan biaya masuk mesin, dan barang baku," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading