Predatory Pricing E-Commerce

Jokowi Ngamuk Predator Bunuh UMKM, Siap-Siap Ada Aturannya!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
05 March 2021 15:20
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia Teten Masduki (CNBC Indonesia/Cantika Dinda)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) bersama Kementerian Perdagangan akan menyiapkan aturan diskon harga pada platform e-commerce. Hal ini merespons persoalan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo terkait 'predatory pricing' di e-commerce yang membunuh UMKMĀ lokal.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengatakan pihaknya bersama dengan Kementerian Perdagangan sudah melakukan pembahasan terkait hal predatory pricing di e-commerce. Aturan ini dimaksudkan supaya terjadi keseimbangan harga.

"Kami sudah berbicara detail, karena bukan saja kita butuh tambahan regulasi karena tadi praktik predatory pricing itu tapi juga gimana di market digital ini semakin banyak UMKM. saya kira regulasinya di Kemendag nantinya," katanya dalam wawancara CNBC Indonesia di program Profit, Jumat (5/3/2021).


Teten menjelaskan bahkan sebelum viral di publik soal ini sudah dicari solusi bersama dengan Kementerian Perdagangan mengenai predatory pricing di e-commerce agar tak terus terjadi Selain itu di beberapa aturan Menteri Perdagangan juga sudah ada aturan sistem elektronik untuk memprioritaskan produk UMKM ketimbang produk luar negeri.

Ia membenarkan memang ada kasus terjadi dimana penjualan barang impor China di salah satu platform digital dengan harga sangat murah, yang membuat produk UMKM dalam negeri kalah saing.

"Ini berbahaya bom waktu bagi perdagangan pasar digital. Kami sudah berkomunikasi dengan platform digital tadi dan dengan mendag memang kayaknya kita perlu mengatur soal diskon harga. Saat ini ada kekosongan regulasi itu," jelas Teten.

"Ini yang saya kira dalam waktu dekat akan disiapkan oleh Kemendag. Praktek predatory pricing merusak harga UMKM kita menjadi tidak bersaing di pasar digital. Satu sisi sekarang mempersiapkan gimana semakin banyak UMKM on boarding di platform digital," tambah Teten.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading