Internasional

Geger Dunia! AS-Saudi 'Pecah', Raja Salman Ngamuk ke Biden

News - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
27 February 2021 06:10
President Joe Biden delivers remarks on immigration, in the Oval Office of the White House, Tuesday, Feb. 2, 2021, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)

Sementara itu, AS juga menjatuhkan sanksi ke unit elit Arab Saudi serta mantan pejabat intelijen atas peran mereka dalam pembunuhan Khashoggi.

Kementerian Keuangan AS memblokir aset dan mengkriminalisasikan transaksi terkait Pasukan Intervensi Cepat (RIF), yang dianggap bertanggung jawab ke Putra Mahkota MBS serta mantan pejabat intelijen Ahmed Al-Assiri.

Assiri adalah orang dalam MBS. Ia telah dibebaskan dalam persidangan tertutup di Arab Saudi soal kematian Khashoggi, yang dikritik tajam oleh kelompok-kelompok hak asasi.


"Mereka yang terlibat dalam pembunuhan menjijikkan terhadap Jamal Khashoggi harus dimintai pertanggungjawaban," kata Menteri Keuangan Janet Yellen dalam sebuah pernyataan.

"AS bersatu dengan jurnalis dan pembangkang politik dalam menentang ancaman kekerasan dan intimidasi."

Sementara Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyebut langkah AS bukan memecah belah hubungan dengan Saudi tapi menyesuaikan kembali. Ia menyebut hubungan harus sesuai nilai-nilai AS. 

"Saya pikir kita harus memahami juga bahwa ini lebih besar dari satu orang. Kalibrasi ulang ini sesuai dengan kebijakan yang dikejar Arab Saudi dan tindakan yang diambil," kata Blinken ketika ditanya mengapa pangeran tidak dikenai sasaran sanksi.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading