Bikin Warga Tuban Jadi Miliuner, Ini Proyek Pertamina Rp210 T

News - Wilda Asmarini, CNBC Indonesia
19 February 2021 11:22
Warga ramai-ramai membeli mobil baru usai terima uang ganti rugi lahan kilang minyak Desa Sumurgeneng, Kec. Jenu, Kab. Tuban Jawa Timur. (Instagram)

Jakarta, CNBC Indonesia - Media sosial beberapa hari ini dihebohkan dengan tayangan video warga desa di Tuban mendadak jadi miliuner dengan memborong hingga 176 mobil baru.

Peristiwa ini terjadi di Desa Sumugeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Peristiwa ini dikabarkan terjadi setelah warga menerima uang ganti rugi lahan kilang minyak. Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) bersama perusahaan minyak asal Rusia, Rosneft, tengah membangun kilang bahan bakar minyak (BBM) baru di Tuban, Jawa Timur.


Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya menjelaskan bahwa proyek senilai US$ 15 miliar atau sekitar Rp 210 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per US$) ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden No.109 tahun 2020.

Proyek kilang baru (Grass Root Refinery) Tuban ini akan dibangun dengan kapasitas pengolahan minyak mentah sebesar 300.000 barel per hari (bph) dan akan menghasilkan BBM berstandar Euro V berupa bensin sekitar 80.000 bph, solar (gasoil) sekitar 100.000 bph dan Avtur sekitar 30.000 bph.

Proyek Kilang Tuban ini juga akan diintegrasikan dengan kilang petrokimia yang memproduksi 3,75 juta ton per tahun.

"Dengan kehadiran kilang di Tuban, maka kebutuhan BBM ke depan dapat dipenuhi dari kilang dalam negeri, sehingga mengurangi impor," tutur Ifki, seperti dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Kamis (18/02/2021).

Pembangunan kilang tersebut juga akan menyerap 35% tingkat komponen dalam negeri (TKDN), menyerap tenaga kerja sebanyak 20 ribu saat konstruksi dan 2.500 saat operasi. Selain itu, saat dalam pembangunan tahap awal tersebut, menurutnya Pertamina telah menyerap 271 tenaga kerja lokal Tuban.

"Pertamina mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungannya, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat dan stakeholder lainnya, sehingga Proyek GRR Tuban mengalami progress yang berjalan dengan baik meski di tengah pandemi penuh tantangan," tuturnya.

Berdasarkan data Pertamina, pembayaran lahan masyarakat untuk kilang Tuban ini sudah selesai pada 10 Desember 2020 lalu.

Adapun izin prinsip lahan Perhutani oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sudah terbit pada 12 Januari 2021.

Hingga 29 Januari 2021 tercatat kemajuan desain teknis dasar (Basic Engineering Design/ BED) mencapai 98,8%.

Proyek Kilang Tuban ini ditargetkan bisa beroperasi pada 2026 mendatang.

Proyek Kilang Tuban ini merupakan bagian dari program mega proyek kilang Pertamina yang terdiri dari Refinery Development Master Plan (RDMP) dan kilang baru (GRR).

Melalui mega proyek kilang tersebut, perseroan menargetkan peningkatan kapasitas kilang BBM menjadi total sekitar 1,4 juta bph pada 2027 mendatang dari saat ini sekitar 1 juta bph dengan total investasi diperkirakan mencapai sekitar US$ 43 miliar atau sekitar Rp 602 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per US$).

Pembebasan Lahan Rampung, Mayoritas Warga Terima Uang Ganti Rugi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading