Naik Lagi, Biaya Pemulihan Ekonomi 2021 Jadi Rp 688 T

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
15 February 2021 18:20
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Mandiri Investment Forum (Tangkapan Layar Youtube Bank Mandiri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali merevisi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Revisi ini membuat anggaran PEN kembali naik.

Revisi anggaran PEN ini telah dilakukan berulang kali sehingga saat ini menjadi Rp 688,33 triliun. Sebelumnya tercatat Rp 627,9 triliun atau naik juga dari 3 Februari yang sebesar Rp 619 triliun.

"Kalau dibandingkan tahun 2020 mencapai Rp 579 triliun (realisasi) menunjukkan adanya kenaikan yang cukup signifikan," ujarnya dalam Rapim TNI-Polri, Senin (15/2/2021).


Menurutnya, kenaikan anggaran ini terbesar ada pada sektor Kesehatan yang meningkat tajam dari tahun lalu. Salah satunya disebabkan oleh adanya program vaksinasi yang membutuhkan dana besar.

Dimana program vaksinasi sudah dimulai oleh Pemerintah sejak awal tahun dan diberikan secara gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Tahun lalu kita menghabiskan Rp 63,5 triliun di bidang kesehatan untuk penanganan Covid, maka tahun ini angkanya akan mencapai Rp 173 triliun, ini termasuk untuk vaksinasi," jelasnya.

Berikut rincian anggaran PEN terbaru sesuai dengan sektornya:
- Kesehatan Rp 173,3 triliun
- Perlindungan sosial Rp 150,21 triliun
- Program prioritas Rp 123,8 triliun
- Program dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi Rp 187,17 triliun
- Insentif usaha Rp 53,86 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading