Jelang PPnBM 0%

Penjualan Mobil Masih Hancur, Awal Tahun Drop Sampai 34%

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
15 February 2021 17:35
Suasana both pameran kendaraan listrik di acara IEMS 2019 Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (4/9). Ajang pameran khusus kendaraan bermotor listrik pertama di Indonesia. Acara ini merupakan upaya atau inisiatif untuk memperdalam dan memperluas pemahaman masyarakat Indonesia mengenai kendaraan bermotor listrik sebagai salah satu contoh disruptiv technology terbaru. Sejumlah 45 exhibitor IEMS 2019 yang diikuti kementerian BUMN, akademisi, Stakeholder, Industri komponen pendukung, dan para pelaku industri otomotif merek ternama,  yang berasal dari Jepang, China, Eropa dan Produk dalam negeri Indonesia.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan mobil di pasar domestik membuka awal tahun kembali mencatatkan penurunan secara bulanan dan tahunan. Rilisnya data penjualan mobil Januari 2021 di tengah gegap gempita rencana relaksasi PPnBM 0% dan DP 0% bagi pembelian mobil baru.

Data Gaikindo, Senin (15/2) menunjukkan penjualan mobil (wholesales) pada Januari 2021 tercatat hanya 52.910 unit atau turun 8% dibandingkan penjualan Desember 2020 yang sempat mencapai 57.507 unit.

Sedangkan dibandingkan dengan Januari 2020, penjualan bulan lalu lebih parah dengan penurunan sampai 34%. Capaian ini menunjukkan dampak pandemi covid-19 belum berakhir bagi pasar mobil di Indonesia.


Pada Januari 2021, Toyota masih menjadi pemimpin pasar yang mencatatkan penjualan16.047 unit, lalu dibayangi Mitsubishi sebanyak 9.108 unit. Capaian Mitsubishi ini tentu kabar baik setelah sebelumnya hanya di posisi ketiga atau keempat. Sedangkan posisi ketiga diduduki oleh Daihatsu yang menjual 8.993.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Todong Pajak 0%, Pabrik Mobil Ramal Nasib Ngeri Otomotif RI


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading