Internasional

Pesawat Bolong Tertembak Bom Drone di Arab, Ini Penampakannya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
12 February 2021 08:30
In this photo released on Wednesday, Jan. 6, 2021 by the Iranian army, a drone is launched during a military exercise in undisclosed location in Iran. On Tuesday, the Iranian military began a wide-ranging, two-day aerial drill in the country's north, state media reported, featuring combat and surveillance unmanned aircraft, as well as naval drones dispatched from vessels in Iran's southern waters. (Iranian Army via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah pesawat penerbangan komersial milik maskapai berbiaya rendah FlyADeal, tertembak bom drone. Pesawat tersebut menjadi "korban" serangan di Bandara Abha Arab Saudi yang diluncurkan kelompok Houthi di Yaman, Rabu (9/2/2021) sore waktu setempat.

Dalam laporan yang dirilis media pemerintah Arab Saudi dikutip Jumat (12/2/2021) pesawat itu berjenis Airbus 320 berusia tiga tahun. Serangan itu sempat menyebabkan pesawat terbakar.


Melansir Associated Press serangan tersebut juga menyebabkan lubang dikelilingi warna hitam di badan pesawat. Meski demikian taka da korban jiwa dalam peristiwa itu.

In this frame grab from video, Saudi state television shows an airplane damaged in an attack by Yemen's Houthi rebels at an airport near Abha, Saudi Arabia, Wednesday, Feb. 10, 2021. Yemen's Houthi rebels targeted the airport in southwestern Saudi Arabia, causing a civilian plane on the tarmac to catch fire, the kingdom's state television reported, an attack that threatens to escalate Yemen's grinding war. Authorities initially suspected the attack was carried out by a drone. (Saudi state television via AP)Foto: Sebuah pesawat rusak dalam serangan pemberontak Houthi Yaman di bandara dekat Abha, Arab Saudi, Rabu, 10 Februari 2021. (Saudi state television via AP)
In this frame grab from video, Saudi state television shows an airplane damaged in an attack by Yemen's Houthi rebels at an airport near Abha, Saudi Arabia, Wednesday, Feb. 10, 2021. Yemen's Houthi rebels targeted the airport in southwestern Saudi Arabia, causing a civilian plane on the tarmac to catch fire, the kingdom's state television reported, an attack that threatens to escalate Yemen's grinding war. Authorities initially suspected the attack was carried out by a drone. (Saudi state television via AP)

Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menyayangkan kejadian tersebut. "Upaya untuk menargetkan bandara Abha adalah kejahatan perang dan membahayakan nyawa pelancong sipil," kata tentara dalam sebuah pernyataan.

Sejumlah negara seperti Jerman, Prancis dan Inggris juga mengecam serangan. Mereka menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional.

"Serangan lanjutan seperti ini, termasuk yang menargetkan wilayah sipil ... menggambarkan keseriusan ancaman yang ditimbulkan," jelas ketiga negara dalam pernyataan bersama Kementeriian Luar Negeri.

Sebelumnya empat drone dikabarkan menyerang Bandara Abha Rabu sore. Di hari yang sama dua drone juga sempat diluncurkan Houthi di pagi hari namun berhasil dilumpuhkan pasukan koalisi.

Pertikaian antara Houthi dan Arab Saudi terjadi sejak negeri Raja Salman "masuk" ke konflik Yaman pada 2015. Arab Saudi mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Konflik sengit antara pemberontak Houthi yang didukung Iran dan pemerintah yang didukung oleh koalisi militer pimpinan Saudi telah menyebabkan puluhan ribu orang tewas dan jutaan orang terlantar. Yaman kini terjerumus sebagai negara termiskin di Jazirah Arab.

Hal ini membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi sementara waktu yang sebelumnya ditandatangani Donald Trump. Serangan ini terjadi di hari yang sama saat utusan khusus baru AS di Yaman, Timothy Lenderking bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan di Riyadh.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading