PLN Beberkan Insentif Isi Daya Mobil Listrik di Rumah

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
01 February 2021 20:20
Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor Distribusi Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019) (CNBC Indoensia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Demi mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik, PT PLN (Persero) turut berperan memberikan sejumlah insentif kepada pelanggan, salah satunya yaitu pemberian diskon 30% jika pengisian daya dilakukan di rumah pada pukul 22.00 malam hari sampai pukul 05.00 pagi hari keesokannya.

Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memproyeksikan ke depan 80% pengisian daya kendaraan listrik akan dilakukan di rumah, bukan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Oleh karena itu, PLN memberikan diskon bagi para pelanggannya.

"Ke depan 80% pengisian akan dilakukan di rumah, bukan di SPKLU, dan kami siapkan perangkat kebijakan cas di rumah," paparnya dalam wawancara bersama CNBC Indonesia, Senin (01/02/2021).


Menurutnya, harga listrik normal adalah Rp 1.469 per kWh. Namun dengan adanya diskon, maka pelanggan cukup membayar kurang lebih Rp 1.000 per kWh.

"Ada stimulus untuk mobil listrik. Perubahan daya, insentif diskon, dan berikan kemudahan lain," paparnya.

Kemudahan lain menurutnya adalah saat pelanggan membeli mobil listrik, maka PLN akan membantu dalam memasang alat pengisian dayanya di rumah. Selain itu, alat tersebut juga akan langsung dikoneksikan ke server PLN, sehingga diskon bisa berjalan.

Darmawan menyebut saat ini PLN sedang membangun software di aplikasi New PLN Mobile untuk tagihan pengisian daya mobil listrik ini di mana tagihan untuk pengisian daya mobil listrik akan dipisah dengan tagihan listrik biasa.

"Pelanggan bisa lihat, misal tagihan listrik Rp 2 juta, untuk mobil Rp 300 ribu, kelihatan lagi diskonnya," paparnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading