Internasional

Biden Obrak Abrik Kebijakan Trump, Kini 'Senggol' Arab Saudi

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
29 January 2021 13:50
Presiden terpilih Joe Biden. (AP/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden makin banyak mengeluarkan kebijakan yang menganulir kebijakan pendahulunya Donald Trump. Setelah kebijakan penanganan pandemi corona (Covid-19), kali ini, ia membidik Timur Tengah.

Mengutip CNBCInternational, pemerintah Biden membekukan sementara kesepakatan penjualan senjata dengan Arab Saudi. Menteri Luar Negeri Antony Blinken menyebut AS akan melakukan peninjauan lebih jauh.


"Untuk memastikan bahwa apa yang sedang dipertimbangkan adalah sesuatu yang memajukan tujuan strategis kami, dan memajukan kebijakan luar negeri kami," kata Blinken dikutip Jumat (29/1/2021).

Sebelumnya Trump mendukung penjualan senjata ke Arab Saudi meskipun keberatan muncul dari Kongres AS. Parlemen menentang karena catatan buruk hak asasi manusia kerajaan kaya minyak tersebut.

Akhir Desember 2020, dilansir dari Reuters, Kementerian Luar Negeri Trump telah membuat kesepakatan US$ 290 miliar (Rp 4 triliun) dengan Arab Saudi. Secara rinci, salah satu jenis senjata yang dipesan adalah bom diameter kecil GBU-39/BI (SDB I), yang dikembangkan Boeing dan diproduksi satu dekade lalu.

Bukan hanya Arab, penghentian ini juga berlaku untuk Uni Emirat Arab (UEA). Trump menyetujui penjualan US$ 23 miliar jet tempur dan drone F-35 ke negeri ini sebagai 'hadiah' negara itu mau membuka hubungan diplomatik ke Israel 2020 lalu.

Halaman 2>>

AS-Arab Saudi Bakal Berbeda
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading