Internasional

Migas & Batu Bara 'Bahaya', Biden Sah Teken Aturan Baru

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
28 January 2021 07:05
Presiden terpilih Joe Biden. (AP/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden AS Joe Biden menandatangani serangkaian tindakan eksekutif baru guna memerangi perubahan iklim. Perintah itu membalik kebijakan Donald Trump yang berusaha memaksimalkan produksi minyak, gas dan batu bara dengan menghapus kebijakan pro lingkungan.

Salah satu yang dilakukan presiden ke-46 AS itu adalah menghentikan (moratorium) kontrak migas baru di wilayah darat dan perairan AS. Ia juga memotong subsidi bahan bakar fosil.


Mantan wakil presiden era Barrack Obama itu juga mengarahkan para pejabat untuk membuat banyak wilayah konservasi. Serta membuat layanan khusus untuk kelompok yang terdampak polusi udara dan air.

Melansir Reuters, Biden meluncurkan "pendekatan seluruh-pemerintah" untuk menempatkan masalah perubahan iklim sebagai aturan domestik AS, keamanan nasional dan kebijakan luar negeri. Ia berjanji membangun infrasturktur baru dan menciptakan jutaan lapangan kerja dengan gaji yang baik.

"Menurut saya, kita sudah menunggu terlalu lama untuk menangani krisis iklim ini," kata Biden pada upacara Gedung Putih dikutip Kamis (28/1/2021).

"Ini adalah kasus di mana hati nurani dan kenyamanan beririsan. Di mana (kita) menghadapi ancaman eksistensial terhadap planet ini tapi harus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran kita sebagai hal yang satu dan sama. Ketika saya memikirkan perubahan iklim dan jawabannya, saya memikirkan pekerjaan," jelasnya lagi.

Sementara itu, utusan iklim AS John Kerry mengatakan negeri itu akan mengumumkan target terbaru pengurangan emisi pada 2030 di pertemuan iklim internasional 22 April. Pertemuan itu diadakan Biden langsung.

Pekan lalu, Biden mengumumkan bergabung kembali dengan Perjanjian Paris. Hal ini sebelumnya diabaikan Trump.Sebelumnya fokus Biden ini telah mengecewakan banyak perusahaan migas besar AS.

Mereka berpendapat presiden baru itu akan merugikan jutaan pekerjaan dan miliar dolar pendapatan AS yang saat ini terpukul karena pandemi Covid-19.

Ini juga menuai kritik dari beberapa negara bagian yang bergantung pada pendapatan pengeboran. Yakni negara bagian di belah barat AS, termasuk aktivitas pengeboran lepas pantai yang sebagian besar terletak di Teluk Meksiko, yang jika digabungkan bisa menghasilkan seperempat pasokan migas AS.

Halaman 2>>

HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading