Covid-19 di Jabar Meledak Lagi, Tambah 3.198 Pasien Sehari

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
27 January 2021 17:40
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) resmi menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas untuk pertama kalinya. Hari ini, Selasa (29/12) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi menyerahkan tiga unit mobil listrik kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil. Ketiga mobil tersebut adalah 2 unit IONIQ Electric dan 1 unit KONA Electric. (Dok: Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia- Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) kembali meledak pada hari ini Rabu (27/1/2021) dengan bertambah 3.198 pasien dalam sehari.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) jumlah pasien baru tersebut menambah total kasus Covid-19 di Jabar menjadi 134.520 orang.

Sementara itu, pasien sembuh bertambah menjadi 1.800 sehingga totalnya 107.620 orang. Adapun kasus kematian bertambah 106 orang menjadi 1.638 orang.


Dengan data tersebut maka kasus aktif Covid-19 di Jabar menembus 25.262 orang, kedua tertinggi di Indonesia setelah Jawa Tengah.

Secara nasional, pasien Covid-19 bertambah 11.948 orang pada Selasa (26/1/2020) hingga Rabu (27/1/2020) pukul 12.00 WIB. Jumlah ini membuat total kasus menembus 1.024.298 orang.

Kasus baru tersebut ditemukan pada 46.491 orang selesai menjalani tes Covid-19 pada hari ini. Dengan jumlah tersebut maka dari setiap 4 tes Covid-19 ditemukan 1 kasus positif.

Sementara itu, pasien sembuh bertambah 10.974 orang dalam sehari sehingga totalnya menjadi 831.330 orang. Adapun kasus kematian bertambah 387 orang sehingga totalnya menjadi 28.855 orang. Jumlah ini merupakan rekor untuk kasus kematian harian dan memecahkan rekor yang tercipta sehari sebelumnya.

Dengan data tersebut, maka jumlah kasus aktif atau pasien yang membutuhkan perawatan baik di fasilitas kesehatan maupun isolasi mandiri tercatat naik menjadi 164.113 orang dibandingkan dengan sehari sebelumnya 163.526 orang. Ini merupakan rekor untuk kasus aktif.

Sebagai informasi, penyakit mematikan ini telah menyebar ke 510 kabupaten/kota di 34 provinsi. Pemerintah masih memantau 81.589 orang berstatus suspek Covid-19.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading