Internasional

Panas! Kapal AS Masuk Laut China Selatan, China 'Siap Tembak'

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
25 January 2021 14:18
USS Gabrielle Giffords (LCS 10) dan Angkatan Laut Republik Singapura RSS Steadfast (FFS 70) berlatih bersama di Laut Cina Selatan. (Twitter @USPacificFleet)

Jakarta, CNBC Indonesia - Militer Amerika Serikat (AS) dikabarkan memasuki lagi Laut China Selatan (LCS). Hal ini terjadi sejak akhir pekan kemarin.

Di bawah Presiden Joe Biden, kapal induk AS kembali merapat ke perairan ini. AS mengklaim ini adalah patroli bentuk komitmen pada kebebasan navigasi.

Di sisi lain, China mengeluarkan undang-undang yang mengizinkan penjaga pantai untuk menembaki kapal asing yang masuk ke wilayah perairannya. Ini menjadi langkah yang dapat memanaskan perairan yang diperebutkan sekitar China.


Badan legislatif tertinggi China, komite tetap Kongres Rakyat Nasional, mengesahkan Undang-Undang Penjaga Pantai. Menurut draf susunan kata dalam RUU yang diterbitkan sebelumnya, penjaga pantai diperbolehkan menggunakan "semua cara yang diperlukan" untuk menghentikan atau mencegah ancaman dari kapal asing.

Melansir Reuters, Senin (25/1/2021), RUU tersebut menetapkan keadaan di mana berbagai jenis senjata, genggam, kapal atau udara, dapat digunakan. RUU ini juga memungkinkan personel penjaga pantai untuk menghancurkan struktur negara lain yang dibangun di atas terumbu karang yang diklaim China dan untuk naik serta memeriksa kapal asing di perairan yang diklaim oleh China.



Selain itu, RUU itu juga memberdayakan penjaga pantai untuk membuat zona eksklusi sementara "sesuai kebutuhan" untuk menghentikan kapal dan personil lain masuk.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan bahwa UU tersebut sejalan dengan praktik internasional. Artikel pertama dari RUU tersebut menjelaskan bahwa hukum diperlukan untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan hak maritim China.

UU ini muncul tujuh tahun setelah China menggabungkan beberapa badan penegak hukum maritim sipil untuk membentuk biro penjaga pantai. Setelah biro berada di bawah komando Polisi Bersenjata Rakyat pada tahun 2018, biro tersebut menjadi cabang kekuatan militer China.

Sebelumnya, Sabtu (23/1/2021), kapal Induk USS Theodore Roosevelt ke lautan yang kaya akan sumber daya alam itu. Mengutip Reuters, armada tempur itu telah berada di perairan sekitaran wilayah LCS sejak akhir pekan lalu.

"Dengan dua pertiga perdagangan dunia yang melewati wilayah yang sangat penting ini, sangat penting bagi kami untuk mempertahankan kehadiran kami dan terus mempromosikan tatanan berbasis aturan yang memungkinkan kita semua menjadi sejahtera," kata Laksamana Muda Doug Verissimo.

Theodore Roosevelt datang dengan didampingi kapal penjelajah rudal kelas Ticonderoga USS Bunker Hill dan kapal perusak rudal kelas Arleigh Burke USS Russell. Ada pula USS John Finn.

China mengklaim 80% LCS melalui konsep 'sembilan garis putus-putus'. Ini membuat negeri Panda kerap berseteru dengan sejumlah negara ASEAN, seperti Malaysia, Filipina, Brunei, Vietnam termasuk Taiwan.

Hal tersebut membuat AS masuk. Saat Donald Trump berkuasa semua perusahaan terkait aktivitas di LCS dikenai sanksi.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading