Panas! Kremlin Tuding AS Campuri Urusan Dalam Negeri Rusia

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
24 January 2021 20:20
Police officers detain a man during a protest against the jailing of opposition leader Alexei Navalny in Moscow, Russia, Saturday, Jan. 23, 2021. Russian police on Saturday arrested hundreds of protesters who took to the streets in temperatures as low as minus-50 C (minus-58 F) to demand the release of Alexei Navalny, the country's top opposition figure. (AP Photo/Pavel Golovkin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kantor Presiden Rusia menuding Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Rusia mencampuri urusan dalam negeri Rusia.

Tudingan itu hadir setelah hampir 3.500 pengunjuk rasa ditangkap dalam demonstrasi untuk mendukung kritikus Kremlin yang dipenjara, yaitu Alexei Navalny pada Sabtu (23/1/2021).

Sebagai gambaran, dalam demonstrasi itu, terjadi bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.

Nah, menjelang demonstrasi, Kedubes AS merilis peringatan keselamatan kepada warga AS yang berada di Rusia.




"Tentu saja publikasi itu tidak pantas dan tentunya secara tidak langsung mereka mutlak menjadi campur tangan dalam urusan dalam negeri kita," ujar Juru Bicara Presiden Vladimir Putin Dmitry Peskov sebagaimana dikutip AFP, Minggu (24/1/2021).

Ia menuduh Kedubes AS secara tidak langsung mendukung pelanggaran UU Rusia dan mendukung protes yang tidak sah. Peskov bilang kalau Kedubes Rusia di AS merilis informasi serupa nisaya "akan menyebabkan perasaan tidak nyaman di Washington".

Kementerian Luar Negeri Rusia per Sabtu menyatakan perwakilan Kedubes AS akan dipanggil dan harus memberikan penjelasan.

Sementara itu, perwakilan Kedubes AS mengatakan kedutaan dan konsulat AS di seluruh dunia secara rutin mengeluarkan pesan terkait keselamatan warga AS.

"Ini adalah praktik umum dan rutin dari misi diplomatik banyak negara," ujar sang perwakilan kepada AFP.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading