Jokowi Soal Vaksin Mandiri: Mungkin Bisa Asal Merek Beda

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
22 January 2021 08:44
Presiden Joko Widodo dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021. (Tangkapan Layar Youtube Jasa Keuangan)

Jakarta, CNBC Inonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat suara perihal keinginan dunia usaha menggelar vaksinasi Covid-19 secara mandiri.
Berbicara dalam acara 11th Kompas100 CEO Forum yang berlangsung secara virtual, seperti dikutip Jumat (22/1/2021), Jokowi membuka kemungkinan terkait hal tersebut.

"Banyak dari perusahaan, para pengusaha menyampaikan, 'Pak bisa nggak kita vaksin mandiri?' ini yang baru akan kita putuskan," ujarnya.

Menurut Jokowi, vaksinasi mandiri dimungkinkan lantaran pemerintah perlu mempercepat vaksinasi. Apalagi, lanjut dia, kalangan dunia usaha bersedia untuk menanggung biayanya.


"Tapi harus kita kelola sendiri. Kenapa tidak? Tetapi sekali lagi harus kita kelola isu ini dengan baik. Mungkin bisa diberikan asal merek vaksinnya berbeda, tempat untuk melakukan vaksin berbeda, bisa dilakukan," kata Jokowi.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu lantas berbicara mengenai vaksinasi Covid-19. Menurut kepala negara, program tersebut bisa dituntaskn dalam waktu kurang dari satu tahun.

"Kemudian yang berkaitan dengan vaksinasi. Kunci yang kedua vaksinasi, bagaimana bisa dipercepat, bagaimana bisa dilakukan sebanyak-banyaknya dalam tempo yang secepat-cepatnya," ujarnya.

Menurut Jokowi, Indonesia memiliki kekuatan dalam wujud 30.000 vaksinator, 10.000 puskesmas, dan 3.000 rumah sakit. Ia pun memaparkan kalkulasinya.

"Kemudian yang berkaitan dengan vaksinasi. Kunci yang kedua vaksinasi, bagaimana bisa dipercepat, bagaimana bisa dilakukan sebanyak-banyaknya dalam tempo yang secepat-cepatnya," ujarnya.

Menurut Jokowi, Indonesia memiliki kekuatan dalam wujud 30.000 vaksinator, 10.000 puskesmas, dan 3.000 rumah sakit. Ia pun memaparkan kalkulasinya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading