2020 Anjlok, Impor Bensin 2021 Diperkirakan Melonjak 54%

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
19 January 2021 16:28
BBM

Jakarta, CNBC Indonesia - Impor bensin pada 2021 ini diperkirakan melonjak menjadi 140 juta barel, naik 54% dibandingkan impor 2020 yang mencapai 91 juta barel.

Hal tersebut seiring dengan proyeksi penjualan bensin PT Pertamina (Persero) yang diperkirakan melonjak 32,4% menjadi 233 juta barel dari 176 juta barel pada 2020.


Data tersebut berdasarkan bahan pemaparan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Selasa (19/01/2021).

Sementara dari sisi produksi bensin pada 2021 juga diperkirakan meningkat 9,3% menjadi 94 juta barel dari 86 juta barel pada 2020.

"Impor gasoline (bensin) 140 juta barel pada 2021," tutur Arifin.

Untuk menekan impor bensin yang diperkirakan akan terus meningkat ini, Arifin menuturkan pihaknya akan mendorong proyek hilirisasi batu bara yakni mengonversi batu bara kadar rendah menjadi methanol atau alkohol (pencampuran methanol dan ethanol).

"Pengurangan defisit gasoline dapat dilakukan dengan melakukan pencampuran dengan methanol dan atau alkohol seperti methanol-ethanol-blending," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading