Simak! Tak Semua Tarif Tol Naik, Ada Juga yang Turun Lho

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
14 January 2021 18:15
Presiden Joko Widodo meresmikan jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) sepanjang 36,27 Km, di depan gerbang tol Warugunung, Jawa Timur, Selasa  (19/12/2017). Tol Sumo terhubung dengan Tol Mojokerto-Kertosono (Moker) yang telah beroperasi sebelumnya, sehingga total Surabaya - Jombang - Kertosono 76 km dapat ditempuh hanya sekitar 1 jam saja, atau 2 jam lebih cepat dari jarak waktu yang harus ditempuh sebelumnya.

Foto udara ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Jawa Timur. Tarif Tol Sumo ditetapkan  berdasarkan Kepmen PUPR No.916 tahun 2017 sebesar Rp 1.050 per km untuk tarif golongan I atau Rp 38 ribu untuk jarak terjauh. 

Tol Sumo menambah panjang ruas tol di Jawa Timur menjadi 199 Km. Tambahan ruas tol ini merupakan bagian dari ruas tol Trans Jawa (Merak-Banyuwangi) sepanjang 1.167 Km yang ditargetkan tersambung keseluruhan pada akhir tahun 2019. Sementara jalur Merak - Surabaya sendiri ditargetkan rampung pada akhir 2018.

Jakarta, CNBC Indonesia - Mulai 17 Januari 2021 sebanyak tujuh ruas tol mengalami perubahan tarif. Namun, tak semua perubahan itu ada kenaikan, ternyata ada beberapa golongan di beberapa ruas yang justru mengalami penurunan tarif.

Hal ini dipengaruhi oleh besaran inflasi regional dan mempengaruhi penyesuaian di beberapa ruas tarif tol. Misalnya mulau 17 Januari mendatang tol Cipularang dan Jalan Tol Pandaleunyi mulai memberlakukan penyesuaian tarif.

"Penyesuaian tarif untuk JORR, Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), dan Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) masih menyesuaikan dengan besaran inflasi. Bahkan di ruas Cipularang dan Pandaleunyi juga memberlakukan rasionalisasi tarif," kata Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division Head Ari Wibowo dalam paparanya, Kamis (14/1/2021).


Dengan adanya rasionalisasi tarif ini terdapat kenaikan juga penurunan besaran tarif. Di Cipularang penurunan besaran tarif berlaku untuk Golongan III yang semula Rp 79.500 menjadi Rp 71.500, dan Golongan V yang semula Rp 119.000 menjadi Rp 103.500 atau turun 13%.

Sementara Ruas Pandaleunyi penurunan besaran tarif berlaku pada golongan V yang semula Rp 26.000 menjadi Rp 23.500 atau turun 10% dan tarif golongan III tetap atau tidak ada kenaikan.

Senada Jasamarga Tranjawa Tollroad (JTT) Regional Division Head Reza Febriano, mengatakan penyesuaian tarif di jalan tol (Palimanan-Kanci) Palikanci, jalan tol Semarang seksi A,B,C dan jalan tol Surabaya- Gempol (Surgem) juga menyesuaikan besarnya inflasi daerah dan memberlakukan rasionalisasi tarif.

"Palikanci dan Surgem memberlakukan rasionalisasi. Palikanci terdapat penurunan tarif sebesar 14% untuk golongan III menjadi Rp 18.000 dari Rp 21.000. golongan V turun 6% menjadi Rp 30.000 dari Rp 32.000," katanya.

Di Surabaya-Gempol rasionalisasi tarif dibarengi dengan penambahan biaya investasi untuk relokasi ruas Porong - Gempol 9,89 kilometer dengan total investasi Rp 2,85 triliun. Ruas ini juga telah beroperasi sejak 2019 lalu.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading