ICP Desember 2020 Melonjak ke US$ 47,78 per Barel

News - Wilda Asmarini, CNBC Indonesia
13 January 2021 11:37
The sun sets behind an idle pump jack near Karnes City, Texas, Wednesday, April 8, 2020. Demand for oil continues to fall due to the new coronavirus outbreak. (AP Photo/Eric Gay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menetapkan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ ICP) Desember 2020 sebesar US$ 47,78 per barel.

ICP pada Desember ini terkerek naik US$ 7,11 per barel dari US$ 40,67 per barel pada satu bulan sebelumnya yakni November 2020.


Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No.4.K/MG.03/MEM.M/2021 tentang Penetapan Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Desember 2020. Keputusan ini ditetapkan Menteri ESDM Arifin Tasrif pada 6 Januari 2021.

Adapun harga tertinggi yaitu jenis Duri, dengan formula Dated Brent plus alpha Duri, maka harganya menjadi US$ 53,35 per barel, lalu disusul harga minyak Banyu Urip US$ 50,60 per barel. Sementara SLC sebesar US$ 49,47 per barel. Adapun Dated Brent Desember 2020 yakni US$ 49,86 per barel.

Sebelumnya, ICP November US$ 40,67 per barel juga mengalami kenaikan dibandingkan Oktober 2020 yang sebesar US$ 38,07 per barel karena membaiknya kondisi permintaan minyak di kawasan Asia Pasifik.

Selain itu, harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada November 2020 dibandingkan Oktober 2020 mengalami kenaikan yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu hasil pemilihan Presiden Amerika Serikat yang berdampak pada sentimen positif bagi para investor.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading