Kabar Baik, Ada Sinyal Penghasilan Masyarakat RI Naik!

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
12 January 2021 13:12
An employee counts Indonesian rupiah banknotes at a currency exchange office in Jakarta, Indonesia October 23, 2018. Picture taken October 23, 2018. REUTERS/Beawiharta

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah gelontoran kabar buruk, mulai dari pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) hingga resesi ekonomi, ternyata masih ada berita baik. Ada sinyal, meski masih sangat awal, penghasilan masyarakat Indonesia mulai naik.

Ini terlihat dari data kecenderungan pengeluaran masyarakat. Pada Desember 2020, penghasilan rumah tangga yang digunakan untuk konsumsi (prospensity to consume) adalah 69%. Naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 68,8%.

Pada saat yang sama, porsi penghasilan yang ditabung juga naik. Pada Desember 2020, porsi penghasilan untuk tabungan tercatat 20,8% sementara bulan sebelumnya adalah 19,4%.


Fenomena ini agak unik karena pada saat yang sama konsumsi masyarakat naik tetapi tabungan juga ikut naik. Artinya, kemungkinan penghasilan yang bertambah karena rakyat bisa menambah belanja dan tabungan dalam waktu bersamaan.

Tanda peningkatan pendapatan masyarakat bisa terlihat dari setoran pajak, terutama di pos Pajak Penghasilan (PPh). Penerimaan PPh Orang Pribadi pasal 25/29 sepanjang 2020 masih bisa tumbuh 3,22% dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Memang melambat dibandingkan pertumbuhan 2019 tetapi menjadi satu-satunya pos yang mencatatkan pertumbuhan.

pajakSumber: Kementerian Keuangan

Hati-hati, Pendapatan Bisa Turun Lagi!
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading