Dipakai Sriwijaya, Boeing 737-500 Sudah Di-warning Bermasalah

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
10 January 2021 09:10
Kementerian Perhubungan bersama Stakeholder terkait menyelenggarakan konferensi pers terkait pesawat Sriwijaya AIR SJ-182 yang hilang kontak diselenggarakan melalui zoom.

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Belum genap satu bulan tahun 2021 berjalan, segenap elemen bangsa merasakan duka mendalam atas insiden naas pada Sabtu (9/1/2020).

Kemarin, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 jurusan Jakarta - Pontianak dikabarkan telah kehilangan kontak dengan menara kendali setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kontak terakhir terjadi pada pukul 14:40 WIB. Pesawat jenis Boeing 737-524 itu membawa setidaknya 50 penumpang yang terdiri dari 12 orang kru kabin.


Akun Twitter Flightradar24, disebutkan bahwa ketinggian pesawat Sriwijaya Air tersebut berkurang 10.000 kaki dalam waktu 1 menit. Ini terjadi 4 menit setelah lepas landas.

Manajer Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengatakan pesawat Sriwijaya Air itu hilang kontak di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

FlightRadar24 mengatakan, pesawat SJ182 yang hilang kontak tersebut merupakan pesawat Boeing 737-500 klasik dengan nomor registrasi PK-CLC (MSN 27323).

Pesawat tersebut pertama kali terbang pada Mei 1994 alias sudah berumur 26 tahun. Namun manajemen Sriwijaya menegaskan kondisi pesawat layak terbang.

"Kondisi pesawat informasi yang diperoleh dalam kondisi sehat sebelumnya terbang PP ke pangkal pinang ini rute kedua ke Pontianak. Dari laporan maintenance juga lancar," kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jeff Jauwena, dalam konferensi pers Sabtu malam.

Next: FAA Sudah Wanti-wanti

Peringatan Pesawat 'Nganggur' 7 Hari
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading