Happy! Tahun Ini Masuk Tol Gak Perlu Buka Pintu Mobil Lagi

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
02 January 2021 08:59
Ratusan kendaraan mobil melintas diruas jalan tol Cawang-Grogol, Jakarta, Rabu 23/12. Pantauan CNBC Indonesia terlihat kepadatan kendaraan sejak pukul 15.00 wib. Kawasan jalan tol pondok gede Timur dua juga terlihat ramai lancar. Menjelang libur Natal 2020, sebanyak 842.000 kendaraan diprediksi meninggalkan wilayah DKI Jakarta dengan berbagai tujuan melalui tol Jasa Marga . Jumlah kendaraan itu akan mulai tercatat sejak Kamis 24 Desember hingga Minggu 27 Desember 2020. Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Pratomo Bimawan Putra menjelaskan, puncak arus lalu lintas keluar Jabotabek pada Libur Natal 2020 diprediksi terjadi pada Kamis, 24 Desember 2020.”Puncak arus lalu lintas kembali menuju Jakarta terjadi pada Minggu 27 Desember 2020,” katanya, Rabu (23/12/2020) (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam waktu dekat, masyarakat tidak perlu lagi membuka pintu mobilnya ketika masuk ke jalan tol. Pemerintah mendorong percepatan persiapan Sistem Transaksi Tol Non-tunai Nir-sentuh Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF).

Sistem MLFF ini memungkinkan pengguna tol tak perlu menempel kartu atau tak perlu membuka pintu kendaraan. Pengumuman hasil tender yang akan menjadi operator dalam sistem ini akan diumumkan pada Januari 2021.

Dikonfirmasi kepada Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit, yang menjelaskan pada Januari 2021 pengumuman hasil tender sistem MLFF ini dilakukan. Dengan sistem MLFF, maka pengendara di gerbang tol tak perlu lagi membuka kaca/pintu kendaraannya karena e-money langsung terbaca otomatis.


"Betul pada bulan Januari," katanya kepada CNBC Indonesia, dikutip Sabtu (2/1/2021).

Dalam rencana awalnya, sistem pengembangan metode pembayaran elektronik akan ini akan berjalan secara menyeluruh pada 2023 mendatang. Rencana uji coba di beberapa ruas ini juga akan dilakukan pada 2021. Namun, ia belum bisa memperinci ruas tol mana yang akan dilakukan untuk uji coba sistem MLFF.

Danang menjelaskan tahapan-tahapan tahun depan usai dapat pemenang tender mulai melakukan desain sistem, implementasi sebagian dan implementasi secara keseluruhan pada 2023 mendatang.

"Dan pasti ada proses untuk stress test, data breach test, hack test, dan bermacam-macam test untuk robustness dari sistem," katanya.

Danang menambahkan Saat ini yang masih mengikuti pelelangan pengadaan sistem MLFF ada 2 peserta, yaitu Roatex Ltd., Zrt., dan Konsorsium PT Nusa Telematics System (PT NTS, PJSC Mostotrest, Service Telematics, LLC.). Dengan kebutuhan nilai investasi mencapai Rp 2,923 triliun untuk trase sepanjang 1.713 kilometer.

Sebelumnya anak usaha Jasa Marga, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga ikut dalam proses lelangan ini. Namun belum perusahaan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses tender, dikonfirmasi oleh Danang.

"JMTO tidak melanjutkan mengikuti lelang," katanya.

Proses pelelangan ini merupakan tindak lanjut dari rencana pemerintah menerapkan sistem transaksi pembayaran tol non-tunai nir-sentuh berbasis MLFF dengan manfaat teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Teknologi itu diklaim tercanggih saat ini karena terhubung langsung dengan satelit sehingga tingkat akurasinya tinggi.

Ketua Bidang Implementasi MTI, Transportasi MTI Syafri Yuzal mengatakan pengembangan metode pembayaran elektronik akan berkembang tahun depan. Faktor keamanan dan Kesehatan saat ini masih menjadi fokus utama akibat adanya Covid - 19 sehingga sistem MLFF bisa diterapkan tahun depan.

"Gimana elektronik collection orang tidak takut terkena virus, uangnya tidak bocor, baik itu policy baik itu program", katanya pada Webinar Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) dikutip Sabtu (2/1/2021).


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading