Internasional

Asik! Warga AS Mulai Dapat BLT Rp 8,5 juta/orang

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
31 December 2020 07:48
Orang-orang melambai kepada karyawan Amazon menyaksikan protes mereka di depan Amazon Sphere untuk menuntut bahwa kota Seattle mengenakan pajak kepada perusahaan-perusahaan terbesar untuk membantu mendanai perumahan yang terjangkau, menurut penyelenggara, di Seattle, Washington, AS, 10 April 2018. REUTERS / Lindsey Wasson

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memulai pembagian dana stimulus alias Bantuan Langsung Tunai (BLT) pemulihan ekonomi pascapandemi senilai US$ 600 atau setara dengan Rp 8,5 juta (kurs Rp 14.100/US$) kepada para warganya.

Dalam cuitan di Twitter pada Selasa (29/12/2020) malam, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pembayaran "mungkin mulai masuk di beberapa rekening dengan setoran langsung paling cepat malam ini."

Dia juga mengatakan pemerintah akan mulai mengirimkan cek kertas pada hari Rabu (30/12) untuk individu yang tidak memiliki rekening bank yang terdaftar di pemerintah.




"Pembayaran ini merupakan bagian integral dari komitmen kami untuk memberikan bantuan ekonomi tambahan yang penting kepada rakyat Amerika selama waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya ini," kata Mnuchin dalam pernyataan yang dikirim melalui email, dikutip CNBC International, Kamis (31/12).

Pembayaran putaran kedua akan didistribusikan secara otomatis dalam rincian berikut: sebesar US$ 600 untuk individu yang memenuhi syarat, US$ 1.200 (Rp 16,8 juta) untuk pasangan, hingga US$ 600 untuk setiap anak.

Skemanya mirip dengan putaran pertama pembayaran di bulan Maret, jumlahnya mulai berkurang setelah tingkat pendapatan tertentu.

"Umumnya, jika Anda telah menyesuaikan pendapatan kotor untuk 2019 hingga US$ 75.000 untuk individu dan hingga US$ 150.000 untuk pasangan menikah yang mengajukan pengembalian bersama dan pasangan yang masih hidup, Anda akan menerima jumlah penuh dari pembayaran kedua," tulis Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan.

Pembayaran ini dimulai karena beberapa anggota Senat AS mendorong untuk mengesahkan undang-undang yang akan meningkatkan pembayaran langsung dalam paket bantuan virus corona akhir tahun menjadi US$ 2.000 (Rp 28 juta).

Sebetulnya DPR telah menyetujui RUU tersebut diterapkan. Namun Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell memblokir upaya Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer untuk mengesahkan jumlah tagihan yang akan menaikkan pembayaran langsung menjadi US$ 2.000 itu.

Di tengah perselisihan yang dimainkan di Senat, Departemen Keuangan akhirnya mulai mengirimkan pembayaran hingga US$ 600 pada Selasa malam. Jika Kongres dapat mengatasi dinamika politik yang sulit untuk meningkatkan simpanan menjadi $ 2.000 - yang tampaknya sulit diteken pada Rabu - pemerintah kemudian akan menambahkan uang tunai yang sudah didistribusikannya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading