Ditelepon Jokowi, Elon Musk Tak Ikut Tim Tesla ke Indonesia

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
29 December 2020 16:45
Elon Musk, co-founder and chief executive officer of Tesla Inc., arrives in a modified Tesla Model X electric vehicle during an unveiling event for the Boring Co. Hawthorne test tunnel in Hawthorne, California, U.S., December 18, 2018.  Robyn Beck/Pool via REUTERS

Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana kedatangan tim pabrikan mobil listrik Tesla ke Indonesia pada awal Januari mendatang masih menimbulkan tanda tanya, yakni terkait sosok yang akan ikut serta. Namun, tidak menutup peluang bahwa sang pemilik Tesla, Elon Musk bakal terbang langsung ke Jakarta. Namun, sayangnya hingga kini rencana itu belum masuk agenda.

"Belum ada rencana Elon Musk ke Indonesia. Dia hanya akan mengirim timnya saja," kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Jodi Mahardi kepada CNBC Indonesia, Selasa (29/12).

Kedatangan tim Tesla tidak lepas dari udangan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertengahan Desember. Ia bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menelepon CEO Tesla Elon Musk, pada Jumat, (11/12/2020). Salah satu obrolan presiden dengan Bos Tesla adalah mengajak Tesla untuk luncurkan Space X di Indonesia.


"Presiden RI Joko Widodo mengajak Tesla untuk melihat Indonesia sebagai launching pad Space X," bunyi siaran pers Biro Komunikasi Kemenko Maritim dan Investasi, Sabtu, (12/12/202).

SelainĀ itu, tujuan utama dari Jokowi menelepon Bos Tesla adalah untuk membahas mengenai peluang investasi perusahaan mobil listrik Tesla di Indonesia. Pembicaraan itu berbuah panjang dengan datangnya tim Tesla awal Januari nanti.

Meski belum bisa dipastikan datang, namun sosok berusia 49 tahun itu memang kian menarik perhatian banyak pihak. Di usia yang bahkan belum mencapai setengah abad, Ia telah mencatatkan diri sebagai orang terkaya kedua di dunia. Kenaikan harta kekayaan Elon Musk didorong oleh melonjaknya harga saham Tesla.

Misalnya pada akhir bulan lalu, Pada penutupan bursa saham Amerika Serikat (AS) harta Elon Musk bertambah US$7,2 miliar menjadi US$127,9 miliar, menurut perhitungan Fortune, seperti dikutip Selasa (24/11/2020).

Elon Musk menjadi salah satu bos teknologi terkaya di dunia dengan kesuksesan saham Tesla dan SpaceX. Posisinya saat ini menggeser pendiri Microsoft Bill Gates dan menguntit Bos Amazon Jeff Bezos. Kenaikan harta kekayaan Elon Musk didorong oleh melonjaknya harga saham Tesla.

Kini, Musk kembali menarik perhatian karena berencana untuk membuat negara sendiri di planet mars. Bahkan figur yang beken karena merupakan pendiri dari beberapa perusahaan ternama itu berencana membangun sistem pemerintahan yang lain daripada biasanya.

Melansir GizChina, Senin (28/12/2020), CEO SpaceX itu merencanakan bagaimana manusia akan hidup di planet asing di masa depan. Impian utamanya adalah bukan hanya membangun basis manusia permanen di Mars, tetapi membangun juga kemerdekaan di sana. Bahkan beberapa ahli hukum dibuatnya sibuk dengan merancang persyaratan yang diberikan kepada setiap manusia yang ingin menjadikan Mars sebagai rumahnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bos Tesla Elon Musk: Indonesia Is Great!


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading