Elon Musk Sempat Ingin Jual Tesla ke Apple, Mau Bangkrut?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
23 December 2020 07:13
FILE PHOTO: Tesla Motors CEO Elon Musk talks at the Automotive World News Congress at the Renaissance Center in Detroit, Michigan, U.S., January 13, 2015. REUTERS/Rebecca Cook/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple Inc ternyata punya peluang untuk mencaplok Tesla Inc, produsen mobil listrik yang didirikan Elon Musk. Namun sayangnya kesempatan ini tak dijajaki Apple.

Hal ini disampaikan oleh CEO Tesla Elon Musk melalui akun Twitter pribadinya pada 22 Desember 2020. Dalam cuitan itu Elon Musk mengungkapkan suatu ketika ia pernah mempertimbangkan menjual Tesla ke Apple tetapi CEO Apple Tim Cook tidak tertarik.

"Selama hari-hari tergelap program [mobil listrik] Model 3, saya menghubungi Tim Cook (CEO Apple) guna membahas kemungkinan Apple mengakuisisi Tesla (untuk 1/10 dari nilai kami saat ini). Dia menolak untuk bertemu," tulis Elon Musk seperti dikutip dari CNBC International, Rabu (23/12/2020).


Itu adalah pengakuan langka dari Elon Musk yang dikenal dengan sangat percaya diri dengan Tesla. Bahkan Tesla kini telah menjadikannya orang terkaya nomor dua di dunia karena harga saham yang terus melejit.

Pada tahun 2018, Elon Musk secara terbuka mengatakan bisnis mobil adalah "neraka", dan ia bahkan menyebut dirinya harus tidur di pabrik untuk mencoba menyelesaikan masalah yang dialami perusahaan saat mencoba mulai memproduksi massal sedan listrik Model 3.

Tesla dan Apple juga dikenal selalu bersaing untuk menarik talenta terbaik di dalam dan di luar Silicon Valley. Pada 2015, Musk menyebut Apple sebagai kuburan Tesla. "Jika Anda tidak berhasil di Tesla, Anda bekerja untuk Apple," sindirnya.

Pada Juli 2018, Apple kembali mempekerjakan Doug Field untuk proyek mobil pintar, ia merupakan mantan petinggi Apple yang sempat pindah ke Tesla. Ketika kembali lagi Doug Field membawa sejumlah bawahannya.

Apple dan Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar dari CNBC International.

Pada hari Selasa, Elon Musk juga mengomentari tentang baterai lithium besi fosfat yang akan digunakan Apple dalam mobil pintar yang sedang dikembangkan dan rencananya akan diproduksi 2024.

"Aneh, jika benar," tulis Elon Musk. "Tesla sudah menggunakan besi-fosfat untuk mobil jarak menengah yang dibuat di pabrik Shanghai kami. - Monocell secara elektrokimia tidak mungkin, karena voltase maks ~ 100X terlalu rendah. Mungkin maksudnya adalah sel-sel yang terikat bersama, seperti paket baterai struktural kita?"

Tesla Hampir Bangkrut
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading