Sederet Alasan Sandiaga Mau Jadi Menteri Jokowi

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
29 December 2020 08:40
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)  Sandiaga Uno (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi)menunjuk eks calon wakil presiden dalam pemilihan presiden 2019, Sandiaga Uno sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif masih mengundang tanda tanya.

Mengapa Sandi - sapaan akrab Sandiaga Uno -, yang berulang kali mengatakan ingin berada di luar pemerintahan, memutuskan untuk bergabung ke dalam rezim kabinet Jokowi?


 

Kepada tim Blak-blakan detik.com, Sandi membeberkan alasan di balik keputusannya. Menurut dia, tawaran menjadi menteri berulang kali diterima selepas pilpres lalu. Namun, Sandi kukuh dengan sikap untuk berada di luar pemerintahan.

Pun ketika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada awal Desember lalu menyampaikan kembali ada tawaran dari Istana untuk masuk kabinet, dia tak bergeming. Sandi menegaskan dirinya ingin fokus mengembangkan ekonomi kreatif serta usaha mikro, kecil dan menengah.



"Sebelum kampanye ke Pekalongan, Pak Prabowo menyampaikan ada tawaran untuk saya masuk pemerintahan. Saya katakan, tetap di luar saja," ujarnya seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (29/12/2020).

Sebagai gambaran, Sandi ke Pekalongan pada 4 Desember untuk mengkampanyekan pasangan calon bupati Asip Kholbihi dan Sumarwati yang diusung Gerindra bersama PKB dan PPP. Tiga hari kemudian, Sandi kena Covid-19, terpapar dari isterinya, Nur Asia yang sehari sebelumnya dinyatakan positif terjangkit penyakit itu.

Selama masa menjalani isolasi mandiri itulah, Sandi mengaku terus berkontemplasi, bertadabur, bertafakur, melakukan refleksi diri tentang banyak hal. Dia juga mengisi masa isolasi itu dengan banyak melakukan salat sunnah, termasuk istikharah, agar diberikan yang terbaik dalam meniti kehidupan. Dari enam kali istikharah yang dilakukannya, Sandi merasa mengalami pengalaman spiritual yang luar biasa.

"Setelah istikharah keenam kalinya, saya mendapat petunjuk yang sama. Dari pertama hingga keenam itu (pesan atau isyarat langit) sama: harus bersatu padu, menyingkirkan kepentingan kelompok, berani ambil ujian," kata lelaki kelahiran Pekanbaru, 28 Juni 1969 itu.

Seiring dengan itu, selentingan Sandi menjadi kandidat menteri di kabinet Jokowi kembali beredar. Founder OK OCE itu cuek karena merasa telah menyampaikan kepada Prabowo kalau lebih baik tetap di luar pemerintahan.

Pun ketika hasil uji swab pertama dia dinyatakan sudah negatif Covid-19, Sandi tak curiga dengan ucapan selamat dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala BIN Budi Gunawan, sahabat lamanya Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Pada Selasa (22/12/2020) pagi, Pratikno kembali mengirim pesan via WhatsApp. Isinya meminta dia hadir ke Istana pada pukul 15.30 dengan mengenakan kemeja putih.

Sandiaga pun sadar akan diminta menjadi menteri. Kali ini dia tak lagi menampik. Toh begitu, dia secara resmi tidak tahu kursi menteri yang akan diberikan kepadanya oleh Presiden Jokowi.

"Saya baru tahu ya pas diumumkan Pak Presiden. Saya diberi tahu seputar tugas dan amanat yang lain setelah Bapak Presiden mengumumkannya," ujar Sandi.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading