Revisi, Gubernur BI: Kontraksi Ekonomi Global Jadi -3,8%

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
22 December 2020 14:08
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2021. (Tangkapan Layar Youtube PerekonomianRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo semakin optimis perekonomian global mulai membaik di akhir tahun ini. Hal ini tercermin dari perekonomian global yang direvisi menjadi minus 3,8% dari sebelumnya minus 4,9% di 2020.

Menurutnya, optimisme ini muncul karena beberapa negara yang menjadi penopang perekonomian global mulai mengalami perbaikan. Terutama China dan Amerika Serikat (AS) yang saat ini mulai berkurang kontraksi perekonomiannya.

"Pertumbuhan ekonomi global kami perkirakan minus 3,8% di tahun ini," kata dia dalam acara outlook perekonomian Indonesia, Selasa (22/12/2020).


Sementara itu, pada tahun 2021, perekonomian global diprediksi bisa mencapai positif 5%. Hal ini didorong oleh perekonomian negara-negara dunia yang juga kembali ke zona positif.

Mulai dari China yang diprediksi bisa tumbuh 7,8% di tahun depan hingga AS yang diramal tumbuh 4,3%.

Perbaikan perekonomian global ini juga akan mendorong perekonomian RI tahun depan yang diprediksi bisa mencapai 4,8% hingga 5,8%.

"Sumber perekonomian 2021 akan semakin baik. Sumber PDB pertama dari ekspor, kinerja ekspor baik dan tahun depan semakin baik ini didukung oleh perekonomian global yang akan baik," jelasnya.

Kemudian sumber PDB lainnya adalah konsumsi baik pemerintah maupun swasta. Di mana pemerintah melakukan stimulus fiskal melalui perlindungan sosial untuk meningkatkan konsumsi masyarakat.

Selanjutnya adalah investasi. Investasi ini juga mulai membaik terlihat dari belanja modal yang dilakukan pemerintah serta investasi yang berasal dari swasta karena adanya kemudahan berusaha melalui UU Cipta Kerja.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading