Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menduduki posisi pertama dalam 50 besar dari 'Daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh tahun 2021', menyalip posisi Raja Salman bin Abdulaziz (Raja Arab Saudi).
Pada 2020, Erdogan berada di peringkat ke-6, dengan Raja Salman berada pada posisi ke-4. Sementara sosok yang menempati posisi nomor satu tahun lalu adalah pemimpin Deobandi Sheikh Muhammad Taqi Usmani, kini berada di posisi ke-5.
Dilansir dari situs resmi The Muslim 500, Erdogan dianggap memiliki kelanjutan dari popularitas dan kesuksesannya sebagai pemimpin selama dua dekade terakhir. Pada pemilihan presiden 2018, Erdogan mendapatkan 52,5% suara dengan jumlah pemilih 86%.
Namun, selama menjadi presiden, Erdogan yang memiliki kekuasaan terlalu banyak dalam jabatannya, dikritik oleh banyak orang sebagai tanda-tanda menginginkan kekuasaan yang berlebihan.
"Erdogan bahkan telah kehilangan dukungan dari anggota kunci partainya sendiri dan dikritik karena menindak media," tulis The Muslim 500.
Sementara soal tanggapan atas pandemi virus corona (Covid-19), Erdogan dikatakan sangat cepat dan tegas dalam menangani hal ini. Erdogan membuat aturan seperti pembatasan perjalanan dimulai pada Februari; sekolah dan universitas mulai ditutup pada Maret; jam malam diberlakukan pada orang tua di atas usia 65 tahun; wajib mengenakan masker di tempat umum mulai April; serta paket stimulus ekonomi diluncurkan pada Mei.
Daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2021 diterbitkan oleh Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC), lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, bermarkas di Amman, Yordania.
RISSC merumuskan bahwa muslim berpengaruh adalah muslim yang menimbulkan dampak terhadap dunia muslim. Namun perlu dicatat jika dampak tersebut bisa positif atau negatif, tergantung sudut pandang yang digunakan.