Gara-gara Jabar & Papua, Kasus Covid-19 di RI Meroket

News - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
03 December 2020 16:54
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia- Provinsi Jawa Barat kembali mengalami peningkatan yang signifikan dalam kasus baru virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Ridwan Kamil ini menambah 1.648 pasien baru sehingga total konfirmasi positif COvid-19 menembus 55.807 orang. Pada hari ini, Jabar berada pada urutan kedua dalam pertambahan kasus baru.

Jabar juga mencatat ada 253 pasien sembuh sehingga totalnya menjadi 46.402 orang. Adapun kasus kematian bertambah 21 orang sehingga totalnya menjadi 947 orang.


Provinsi ini tercatat memiliki 8.458 kasus aktif atau pasien Covid-19 dalam perawatan atau isolasi per hari ini.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk tidak berpergian jauh dan tidak berwisata ke daerah yang berstatus zona merah atau berisiko tinggi, termasuk kota Bandung,

"Sudah saya umumkan kemarin, pertama kalinya Kota Bandung jadi Zona Merah sehingga saya mengimbau minggu ini para wisatawan menahan diri dulu untuk tidak ke Bandung Raya karena zonanya lagi merah, sedang proses pengendalian lebih baik lagi," kata pria yang kerap disapa Kang Emil melalui siaran resminya, dikutip CNBC Indonesia, Kamis (3/12/2020).

Pada periode 23-29 November 2020, enam daerah di Jabar berstatus Zona Merah, yakni Kabupaten Indramayu, Purwakarta, Karawang, Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Banjar.

Adapun, 19 daerah di Jabar berstatus Zona Oranye. Hanya Kabupaten Cianjur dan Pangandaran yang berstatus Zona Kuning.

Usai libur panjang, pada akhir Oktober 2020 memang telah, terjadi peningkatan kasus penularan Covid-19. Oleh karena itu, Ridwan mengimbau masyarakat Jabar untuk menahan diri dan menghindari kerumunan.

"Cerita dari libur panjang itu menunjukkan ada peningkatan (kasus Covid-19). Oleh karena itu, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, saya kira kita menahan diri dulu, tidak berpergian terlalu jauh, kemudian tidak berkerumun," ucapnya.

Secara nasional, pertambahan kasus baru virus corona (Covid-19) kembali meledak hingga menembus 8.369 pasien baru pada Kamis (3/12/2020).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kasus baru Covid-19 tersebut membuat total konfirmasi positif di Indonesia menembus 557.877 orang.

Dari total kasus tersebut, sebanyak 462.553 merupakan pasien sembuh, yang bertambah 3.673 orang dibandingkan dengan kemarin. Sementara itu, jumlah kasus kematian mencapai 17.355 orang, bertambah 156 orang dibandingkan dengan kemarin.

Hingga hari ini kasus aktif Covid-19 mencapai 77.979 orang. Jumlah ini merupakan rekor kasus aktif tertinggi sejak penyakit mematikan ini mewabah.

Penyakit mematikan ini telah menyebar ke 507 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia. Sebanyak 69.027 orang masih dipantau oleh pemerintah karena berstatus suspek Covid-19.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading