Covid di RI Makin Buruk, Luhut Ternyata Komentar Begini

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
30 November 2020 19:35
Menteri Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim, di Kantor KKP, Jakarta.

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir kondisi Covid-19 bertambah buruk. Hal ini bisa dilihat dari penambahan kasus positif setiap harinya, yakni berada di atas 5 ribu kasus per hari. Lebih dari dua kali lipat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Ia menyebut sebagian besar kasus disumbang oleh beberapa provinsi. Sehingga, provinsi tersebut menjadi fokusnya dalam membenahi sistem yang ada. Luhut memang mendapatkan tugas khusus dari Presiden Jokowi untuk mengendalikan wilayah yang masih kasus covid-19 masih tinggi.

"13 provinsi paling terdampak berkontribusi pada 84% dari total kasus di Indonesia. Dua minggu terakhir situasi tidak begitu baik tapi kita coba terus untuk menangani Covid-19 ini," kata Luhut dalam webinar, Senin (30/11).


Adapun provinsi penyumbang kasus tersebut adalah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Banten, Papua hingga Bali. Demi menanganinya, ada tiga strategi yang dilakukan pemerintah.

"Strategi pertama adalah mendeteksi Covid-19 melalui transmisi. Butuh kedisiplinan orang-orang, memang nggak mudah. Tapi sekarang cukup oke," katanya.

Strategi kedua yakni menyediakan fasilitas isolasi terpusat untuk pasien tanpa gejala dan pasien bergejala ringan untuk mengurangi okupansi rumah sakit.

"Jakarta cukup berhasil mengatasi hal ini karena fasilitas isolasi cukup baik," sebut Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu.

"Kemudian terakhir adalah standardisasi manajemen covid-19. Ini juga penting dalam standar medis," jelas Luhut.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tiba-Tiba Luhut Bertemu JK, Ada Apa Ya?


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading