Internasional

Kemenangan China? Asia-Pasifik Teken Janji Dagang Bebas RCEP

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
16 November 2020 06:17
KTT ASEAN (RCEP SUMMIT) Biro Setpers RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 15 negara Asia-Pasifik menandatangani pakta perdagangan bebas terbesar di dunia.

China, Jepang, Korea Selatan (Korsel), Australia dan Selandia Baru serta 10 negara ASEAN termasuk RI, sepakat meneken Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Minggu (15/11/2020).




Tujuannya meliberalisasi perdagangan dan investasi, secara bertahap menurunkan tarif, memotong birokrasi serta menetapkan aturan baru tentang pengadaan barang, kebijakan kompetisi dan e-commerce.

Perjanjian bebas ini mencakup hampir sepertiga dari populasi dunia (30% PDB) dan diprediksi akan menambah US$ 186 miliar ke ekonomi dunia.



"Dalam keadaan global saat ini, fakta bahwa RCEP telah ditandatangani setelah delapan tahun negosiasi membawa secercah cahaya dan harapan di tengah awan," kata Perdana Menteri China Li Keqiang setelah penandatanganan virtual dikutip dari AFP.

"Ini dengan jelas menunjukkan bahwa multilateralisme adalah jalan yang benar, dan mewakili arah yang benar dari ekonomi global dan kemajuan umat manusia."

Namun berbeda dengan The Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) yang ditandatangani 2018, RCEP tidak akan mencakup tenaga kerja dan lingkungan. Perjanjian akan terbatas pada layanan dan investasi.

CPTPP sebelumnya ditandatangani 11 negara yakni Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam. Amerika tidak terlibat setelah di 2017, menarik diri dari Trans Pacific Partnership (TPP), perjanjian sebelum CPTPP.

Kepala Perbankan Regional Komersial Asia Pasific HSBC Stuart Tait menilai RCEO akan menjadi vitamin Asia untuk memulihkan kemerosotan ekonomi akibat pandemi.

"Perdagangan intra-Asia, yang sudah lebih besar dari perdagangan Asia dengan gabungan Amerika Utara dan Eropa, akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi global dan menarik pusat gravitasi ekonomi menuju Asia," katanya dikutip dari South China Morning Post (SCMP).

Hal senada juga diamini mantan pejabat perdagangan China yang kini peneliti senior di Pusat China dan Globalisasi. ASEAN kan mengambil alih Uni Eropa sebagai mitra dagang terbesar China

Hal 2>>

China Menang Banyak?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading