Ada Kabar Baik Buat UKM RI dari Bu Menlu Retno

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
10 November 2020 16:52
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri RI Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan penyelenggaraan Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) Business Forum 2020 membawa kabar baik untuk para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia.

Selain beberapa Menteri Kabinet Kerja dan Bank Indonesia (BI), forum ini dihadiri oleh beberapa Menteri dari kawasan Amerika Latin dan Karibia.



Mereka adalah Menteri Luar Negeri Chile, selaku Ketua Aliansi Pasifik, Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay, selaku Ketua MERCOSUR, dan Sekretaris Jenderal Organisasi Sistem Integrasi Amerika Tengah (SICA) mewakili negara-negara Amerika Tengah.

Kegiatan ini, kata Retno, adalah bagian dari upaya diplomasi ekonomi untuk diversifikasi pasar ekspor Indonesia selama masa pandemi. Kegiatan ini juga diikuti lebih dari 500 pengusaha dari Indonesia dan kawasan Amerika Latin dan Karibia.

"Kegiatan ini juga telah menghasilkan kesepakatan bisnis bernilai sekitar US$ 71,02 juta (setara Rp 999 miliar, asumsi Rp 14.075/US$) dalam produk furniture, handicraft, souvenir, ban, makanan dan minuman, coconut charcoal yang melibatkan produk UMKM Indonesia," kata Retno dalam konferensi pers virtual pada Selasa (10/11/2020).

"Nilai transaksi ini dua kali lipat dibandingkan capaian INA-LAC tahun 2019," lanjutnya.

Dalam acara tersebut, ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam rangkaian pertemuan, seperti MoU Kerjasama Jaminan Produk Halal RI-Chile; MoU Kerjasama PT Sarinah (Persero) dan Dufry International AG dan Grupo Industrial Omega SA de CV; MoU Kerjasama Naza Art Furniture-CAMCO Rattan Muebles; MoU Kerjasama PT INUKI (Persero)-ININ Meksiko; dan MoU Kerjasama PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia)-AHORA Peru.

Dalam pertemuan tersebut, Retno juga meresmikan Platform Digital Forum Bisnis INA-LAC yang memuat informasi bisnis serta produk ekspor potensial Indonesia serta 108 proyek investasi di beberapa provinsi.

"Platform ini untuk memfasilitasi interaksi pengusaha Indonesia dan kawasan Amerika Latin dan Karibia yang selama ini dirasakan jauh karena jarak geografis," katanya.

Kegiatan yang dilakukan secara virtual ini juga memfasilitasi tidak kurang dari 31 pertemuan business-to-Business (b-to-b), termasuk penandatangan kesepakatan kerja sama antara perusahaan BADAX (Brasil) dengan GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia) mengenai pembukaan Gerai Indonesia (Indonesia Trading Houses) di Brasil.

Selain itu juga kesepakatan bisnis antara perusahaan BADAX dengan Kokola Group (Indonesia) yang direncanakan pada akhir kegiatan.

"Melalui kegiatan ini dan peluncuran platform digital, interaksi pengusaha akan terus difasilitasi sehingga meningkatkan nilai perdagangan Indonesia dengan 33 negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia," tambahnya.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading