Mohon Maaf! RI Belum Bisa Dapat Jet Tempur 'Siluman' F-35 AS

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
03 November 2020 17:47
Seorang pejuang siluman Lockheed Martin F-35B terlihat di kapal induk pembawa amfibi USS Wasp (LHD 1) selama operasi mereka di perairan pulau paling selatan Jepang Okinawa 23 Maret 2018. REUTERS / Issei Kato

Jakarta, CNBC Indonesia - Minat Indonesia meminang jet tempur F-35 yang menjadi incaran Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia Prabowo Subianto bakal pupus. Tanda-tanda AS hanya akan memberikan F-16 blok 72 Viper bakal jadi nyata. Di kawasan Australia dan Singapura memastikan diri memiliki jet tempur F-35 buatan AS.

Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Muhammad Lutfi mengatakan Indonesia belum bisa memiliki pesawat jet F-35 yang merupakan generasi ke-5 atau generasi terbaru dari jet tempur seri F berteknologi 'siluman'. Sebelum memiliki pesawat tersebut, menurut Lufti, Indonesia harus memiliki pesawat generasi ke-4 dan ke-4,5 terlebih dahulu.

"Kita mesti mempunyai pesawat tempur di level itu sebelum kita berangkat ke generasi kelima," kata Lutfi dalam konferensi pers virtual pada Senin (2/11/2020).


"Untuk mencapai ke F-35 itu, level 4 dan 4,5-nya itu di F-16 blok 72. Ini adalah pesawat F-16 tempur termutakhir, sebelum kita bisa mendapatkan platform F-35."

Namun untuk mendapatkan pesawat jet F-35, Indonesia harus menunggu hingga 9 tahun, dan menurut Lutfi ini terlalu lama dan tidak akan relevan lagi pada masa depan.

"Kalau kita harus menunggu 9 tahun ini keburu kadaluarsa, jadi kita mesti mendapatkan pesawat di tengah, dan sekarang AS sedang memperbaiki offernya dan akan memberikan Indonesia beberapa terobosan yang sebelumnya belum pernah kita lihat," paparnya.

Menurut Lutfi, Pemerintah AS nantinya akan memberi pesawat tempur baik yang dapat dikerjakan Indonesia tanpa harus reservasi.

"Jadi kasarnya AS bakal kasih semuanya ke Indonesia karena kita (AS dan RI) adalah sahabat lama yang akan menjadi sahabat sejati baru, karena kita mempunyai nilai-nilai norma yang sama tadi," ujarnya.

Sebelumnya Indonesia sudah memiliki pesawat jet F-16 versi A/B yang keluar pada tahun 1990-an, dan kini sedang akan diremajakan untuk menjadi versi C/D, dengan AS menawarkan Indonesia pesawat F-16 blok 72, maka pertama kalinya AS menawarkan pesawat tempur generasi ke-4 dan ke-4,5 ke Indonesia.

Lutfi melihat ini adalah bagian dari komitmen AS karena kedua negara mempunyai nilai-nilai persamaan, demokrasi yang bebas menjadi common denominator atau faktor persekutuan yang memperlihatkan kebersamaan kedua negara.

Menhan Prabowo sebelumnya melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS Mark Thomas Esper pada pertengahan Oktober lalu. Dikutip dalam laman resmi Kementerian Pertahanan AS, dalam pertemuan tersebut kedua menteri membahas mengenai keamanan kawasan, prioritas pertahanan bilateral, dan akuisisi pertahanan.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading