Bank Kalsel Raih The Most Aggressive Bank In Digital Banking

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
24 October 2020 12:47
Bank Kalsel Menjadi The Most Aggressive Bank In Digital Banking(CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia- Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) meraih penghargaan CNBC Indonesia Award dalam kategori The Most Aggressive Bank In Digital Banking.

Bank Kalsel dinilai berhasil dalam pengembangan layanan digital perbankan melalui 2 strategi transformasi digital yaitu pengembangan SDM dan pengembangan teknologi.

Penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Direktur Utama Bank Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) Agus Syabarrudin dalam event yang digelar secara live di studio CNBC Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10/2020).


Dalam kajian Tim Riset CNBC Indonesia, Bank Kalsel merupakan salah satu dari sejumlah BPD yang melakukan transformasi layanan digital. Bank yang dipimpin Agus Syabarrudin ini secara resmi meluncurkan inisiatif digital sejak tahun 2019, dan secara mengejutkan berhasil mengatasi kendala fundamental yang umumnya dihadapi oleh BPD ketika hendak membangun platform digital.

Pada titik ini, Bank Kalsel menunjukkan keunggulannya. Pemegang saham mendukung perseroan untuk menjadikan digitalisasi sebagai salah satu misi perseroan. Delapan inisiatif pun dibentuk untuk menderivasikan misi go digital mereka, yakni Kalsel Bank Digital Initiative.

Strategi Bank Kalsel Sebagai Agen Pertumbuhan Ekonomi Daerah(CNBC Indonesia TV)Foto: Strategi Bank Kalsel Sebagai Agen Pertumbuhan Ekonomi Daerah(CNBC Indonesia TV)

Saat ini Bank Kalsel mencanangkan dua strategi yaitu "People Development" dan "IT Development". Artinya, penggunaan teknologi baru dalam sistem kerja harus berbarengan dengan peningkatan kapasitas karyawan

Perseroan pun melakukan perekrutan tenaga muda dari kaum milenial, yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Per Desember 2019, 60,9% karyawan Bank Kalsel berasal dari kaum milenial yang berumur antara 21-35 tahun.

Berbekal program digital yang masif tersebut, Bank Kalsel membukukan kenaikan penggunaan fitur layanan digital seperti M-banking yang berujung pada kenaikan pendapatan operasional sebesar 23,4% menjadi Rp 110,6 miliar. Fee jasa dan layanan syariah pada 2019 tercatat sebesar Rp 6,2 miliar, meningkat Rp 2,5 miliar atau 68,16% dibandingkan tahun 2018. 

Sebagai informasi, CNBC Indonesia Award yang digelar pada tahun 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya karena mengadaptasi kebiasaan baru di tengah Pandemi Covid-19. Dalam rangkaian pertama, CNBC Indonesia Award memberikan apresiasi kepada Kepala Daerah dan Bank Pembangunan Daerah yang berprestasi dalam menciptakan terobosan dan inovasi di tengah Pandemi Covid-19.

Seluruh penyelenggaraan CNBC Indonesia Award dilaksanakan dengan protokol kesehatan sesuai yang direkomendasikan oleh Satgas Penanganan Covid-19.

[Gambas:Video CNBC]


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading