Simak, Rencana Besar RI Jadi Raja Baterai Dunia!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
17 October 2020 13:10
Ilustrasi baterai pada mobil listrik yang dikemas dalam komponen yang aman. electrec.co

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar baik datang di pekan ini, setelah pemerintah mengungkapkan kemungkinan dua perusahaan produsen baterai kendaraan listrik dunia yakni Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL) asal China dan LG Chem Ltd asal Korea Selatan akan berinvestasi sekitar US$ 20 miliar atau setara Rp 296 triliun (asumsi kurs Rp 14.800 per US$) di proyek baterai di Indonesia.

Bloomberg pada Rabu (14/10/2020) menuliskan, kedua perusahaan itu telah menandatangani perjanjian awal (Heads of Agreement) dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada bulan lalu guna menghasilkan nilai tambah dari produk nikel Antam.

"Ini sebuah angin segar. Usaha Indonesia yang memiliki kekayaan tambang berlimpah untuk melakukan hilirisasi industri minerba, langsung mendapat respons bagus dari investor asing. Ini bukti bahwa kebijakan Indonesia sudah tepat." kata Menteri BUMN Erick Thohir.


"Dengan kehadiran investasi luar negeri untuk menunjang program nasional di industri ini, maka saya yakin aspek keberlanjutan akan terus berkembang dan kita semakin kuat dalam daya saing untuk mendukung ketahanan energi bagi Indonesia,"

Dia melanjutkan, Indonesia selama ini dikenal sebagai produsen dan eksportir nikel terbesar dunia yang menguasai 27% kebutuhan pasar global. Padahal, nikel merupakan bahan baku utama baterai mobil listrik.

Oleh karena itu, Kementerian BUMN mengeluarkan kebijakan untuk melakukan inovasi model bisnis dalam industri ini dan meningkatkan nilai rantai pasokan nikel yang berlimpah ini. Tujuannya, yaitu tak lain untuk memanfaatkan keuntungan sekaligus membangun industri baterai lithium di dalam negeri.

Lantas, seperti apa rencana bisnis rantai pasokan baterai kendaraan listrik RI ke depannya? Simak Ulasan Berikut Ini.

1. Bentuk Holding PT Indonesia Battery
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5 6
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading