Geger Dunia Persilatan! AS Tiba-tiba Puji China soal Corona
Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) tiba-tiba mengakui keunggulan China mengatasi wabah corona (Covid-19).
Hal ini terungkap saat Departemen Luar Negeri AS mengurangi status peringatan, untuk tidak melakukan perjalanan ke China, Senin (14/9/2020) kemarin.
AS, sebagaimana ditulis AFP, mengakui bahwa China telah membuat kemajuan melawan Covid-19 meskipun sering dikritik sang Presiden Donald Trump.
"Republik Rakyat China telah membuka kembali sebagian besar operasi bisnis ... kondisi membaik lainnya juga dilaporkan di RRC," kata Departemen Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, dikutip Selasa (15/9/2020).
Meski begitu, AS tetap mendesak warganya untuk mempertimbangkan kembali perjalanan ke China.
China merupakan awal mula virus ini, di mana corona ditemukan Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei.
Meski sempat terpukul keras, China telah mengendalikan corona. Saat ini, dari data Worldometers, hanya ditemukan 10 kasus baru saja.
Sementara AS masih bertengger di posisi pertama dengan kasus Covid -19 terbanyak di dunia, disusul India dan Brasil.
Saat ini 29 juta lebih warga bumi sudah terinfeksi corona dengan 900 ribu lebih kematian.
Sebelumnya, pada minggu lalu, China menyatakan kemenangan atas corona. Presiden Xi Jinping bahkan menggelar acara resmi, dan memberi penghargaan ke sejumlah tokoh.
China, disebut telah berusaha untuk mengubah Covid-19 dari aib menjadi contoh. Tulis AFP, negeri Tirai Bambu menyebut kepemimpinan tangkas negara itu membuat Covid-19 bisa diatasi.
Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump kerap mengecam China dan menyalahkannya atas Covid-19. Trump bahkan sempat berujar ada bukti corona dari laboratorium di sana.
[Gambas:Video CNBC]