MARKET DATA
INTERNASIONAL

Panas! Uni Eropa Warning Turki, Prancis Kirim Kapal Perang

Sefti Oktarianisa,  CNBC Indonesia
17 August 2020 08:40
Panas! Uni Eropa Warning Turki, Prancis Kirim Kapal Perang
Foto: Kapal Turki Oruc Reis menjalankan survei seismik terkait eksplorasi sumber daya alam di Mediterania hingga dua pekan ke depan. (Kementerian Pertahanan Turki Via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hubungan antara Turki dan Uni Eropa memanas. Eksplorasi migas yang dilakukan negeri Presiden Turki Erdogan di Laut Mediteranian mengundang kecaman Eropa.

Uni Eropa menegur Turki soal keberadaan kapal bor Yavuz di lepas pantai Siprus yang merupakan area sengketa. Turki mengatakan Yavuz akan beroperasi hingga pertengahan September.

Yavuz akan ditemani tiga kapal militer Turki. Ditulis Reuters, kapal lainnya sudah diminta tidak memasuki area tersebut.

"Rencana pengeboran Turki mencakup zona yang digambarkan oleh Siprus dan Mesir, meningkatkan ketegangan," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell dikutip media itu.

"Tindakan ini melawan dan merusak upaya untuk melanjutkan dialog dan negosiasi, dan untuk mengejar de-eskalasi segera."

Kairo dan Athena menandatangani kesepakatan zonasi teritorial awal bulan ini. Sementara Paris turun tangan dan menyebut Turki memprovokasi.

Meski begitu Presiden Erdogan mengatakan pada hari Sabtu "bahasa sanksi dan ancaman" tidak akan menghalangi Turki. Negeri tersebut akan maju terus.

Kebuntutan memang telah terjadi antara Turki dan Yunani, anggota Uni Eropa atas hak eskplorasi minyak dan gas di laut itu. Bahkan keduanya sempat terlibat tabrakan kecil pekan lalu.

Turki sebelumnya telah diperingatkan soal masuknya kapal Oruc Reis beserta militer negara itu ke perairan Mediterania guna mencari gas alam. Oruc Reis dikirim sejak Senin pekan lalu.

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut dan meminta Turki untuk menghentikan pekerjaan eksplorasinya. Pasukan Prancis dan Yunani juga telah mengadakan latihan militer antisipasi konfrontasi.



(sef/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article NATO Terbelah! Erdogan Ancam Perang dengan Negara Ini


Most Popular
Features