Sempat Naik Gegara Covid, Bunga SBN 10 Tahun Mulai Turun

News - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
15 August 2020 07:20
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Dok. Biro KLI-Kemenkeu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Merebaknya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sempat membuat tingkat bunga SBN bertenor 10 tahun meningkat. Namun seiring dengan pelonggaran moneter dan injeksi likuiditas yang ditempuh oleh bank sentral global, tingkat suku bunga berangsur menurun. 

Hingga pertengahan tahun 2020, perkembangan tingkat suku bunga SBN 10 tahun sempat bergerak naik hingga di atas level 8%. Namun tingkat bunga berangsur turun dengan rata-rata tingkat suku bunga SBN 10 tahun hingga Juli 2020 berada pada level 7,28%.


"Tingkat suku bunga SBN 10 tahun yang rendah memang diperlukan untuk mendukung pemulihan ekonomi, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak efisiensi belanja APBN khususnya belanja bunga utang." tulis nota keuangan dan RAPBN tahun anggaran 2021.

"Namun, dampak pandemi Covid-19 yang berpengaruh terhadap perekonomian global dan ketidakpastian pasar keuangan masih akan membayangi perekonomian nasional ke depan." lanjutnya

Risiko pergerakan arus modal keluar (capital outflows) dari emerging market termasuk Indonesia juga masih menjadi risiko yang harus harus dihadapi.

Tingkat suku bunga SBN 10 tahun di tahun 2021 ditargetkan sebesar 7,29%. Perkiraan tingkat suku bunga SBN 10 tahun sangat dipengaruhi oleh kebutuhan fiskal yang besar dan masih berlanjutnya ketidakpastian kondisi pasar keuangan yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa tahun ke depan.

Meskipun demikian, tingkat suku bunga SBN 10 tahun memiliki peluang melanjutkan tren penurunan di tahun 2021 seiring dengan membaiknya prospek perekonomian Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]

(twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading