Internasional

Dua Jenderal Irak Tewas Diserang Bom Drone Turki

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
12 August 2020 17:18
Drone MQ-9B SkyGuardian (Dok. General Atomics Aeronautical Systems)

Jakarta, CNBC Indonesia -Turki mendapat kecaman dari Irak. Pasalnya dua jenderal negeri itu terkena serangan bom drone yang dilancarkan negara Presiden Erdogan, Selasa (11/8/2020).

Peristiwa ini terjadi Selasa (11/8/2020) di pengunungan Utara Irak. 

Menurut AFP, Turki mulanya hendak menyerang pemberontak Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di wilayah otonomi Kurdi.

Namun sayangnya serangan itu malah menewaskan komandan batalion perbatasan Irak termasuk supirnya.


"Serangan itu menewaskan dua komandan batalion penjaga perbatasan dan pengemudi kendaraan mereka," kata militer dalam sebuah pernyataan dikutip AFP, Rabu (12/8/2020).

Kepresidenan Irak menyebut serangan itu adalah pelanggaran pada kedaulatan negaranya. Irak meminta Ankara untuk menghentikan semua operasi militernya. 



Irak juga akan membatalkan kunjungan Menteri Pertahanan Turki. Duta Besar Turki akan dipanggil.



"Utusan Turki itu akan diberi surat protes dengan kata-kata keras yang secara tegas menolak agresi dari Ankara," kata Kementerian Luar Negeri Irak.



Turki menggencarkan operasi darat dan udara ke PKK di pegunungan Irak utara sejak Juni 2020. Setidaknya lima warga sipil telah tewas sejak itu.



Ini adalah kali pertama serangan mengenai pasukan reguler Irak.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading