Internasional

Kronologi Penembakan di Luar Gedung Putih & Evakuasi Trump

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
11 August 2020 07:37
President Donald Trump arrives for a news conference at the White House, Tuesday, July 21, 2020, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejadian mengejutkan terjadi di istana Presiden Amerika Serikat (AS) Gedung Putih. Presiden AS Donald Trump sampai-sampai harus dievakuasi tiba-tiba, saat melakukan konferensi pers di depan wartawan.

Kejadian itu terjadi sekitar Senin (10/8/2020) saat Trump tengah memberikan media briefing ke wartawan. Ia digiring keluar dari lokasi dan agen dinas rahasia berpakaian hitam dengan senapan otomatis bergegas melintasi halaman di utara Gedung Putih.



Sebagaimana dikutip dari AFP, kejadian bermula saat anggota keamanan presiden Secret Service melihat gelagat aneh seseorang yang mendekati Gedung Putih dengan membawa senjata di area 17th Street dan Pennsylvania Avenue. Dalam tweet disebutkan bahwa salah seorang petugas lalu terlibat penembakan di lokasi.

Belum ada keterangan resmi siapa pelaku. Tapi pelaku sempat dibawa ke rumah sakit karena tertembak Secret Service.

Akibat ini, sebagian jalan di sekitar Gedung Putih telah diblokir. Sejumlah polisi dan kendaraan resmi lainnya berkumpul di sudut lokasi.

Sementara itu, di depan Gedung Putih seorang saksi pengunjung rasa yang telah berkemah di depan Gedung Putih selama bertahun-tahun, mengatakan dia mendengar suara tembakan sekitar pukul 17:50 sore.


"Saya mendengar suara tembakan dan sebelumnya saya mendengar teriakan," kata Philipos Melaku kepada AFP.

"Itu suara laki-laki."

"Setelah itu, segera, sambil mengarahkan AR-15 mereka ada delapan atau sembilan orang datang berlari."

Setelah situasi kondusif Trump segera kembali ke podium Gedung Putih di mana dia melanjutkan konferensi pers yang dijadwalkan. Trump mengatakan dia tidak tahu apa-apa tentang identitas atau motif orang yang ditembak.

Tetapi ketika ditanya apakah orang itu bersenjata, dia mengiyakan fakta tersebut. Meski menekankan mungkin kehadiran orang tersebut tak terkait dirinya.

"Ini mungkin tidak ada hubungannya dengan saya," tambah Trump. "Saya tidak yakin ada yang dilanggar, jaraknya relatif jauh.

"Saya merasa sangat aman dengan Secret Service," katanya lagi memuji Secret Service. "Banyak orang yang tampak hebat siap pergi jika perlu


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading