Sri Mulyani Akui PSBB Jadi Biang Kerok Ekonomi RI -5.32%

News - Lidya Juita, CNBC Indonesia
05 August 2020 17:37
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Dok. Biro KLI-Kemenkeu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diakui menjadi biang kerok utama penyebab jatuhnya perekonomian Indonesia pada kuartal II-2020.

Hal tersebut dikemukakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang disiarkan langsung Youtube Kementerian Keuangan, Rabu (5/8/2020).

"Penerapan PSBB yang memang berjalan luas pada akhir Maret sudah memengaruhi ekonomi kita pada April dan Mei," kata Sri Mulyani.


Sri Mulyani menjelaskan pada dasarnya dampak Covid-19 sudah dirasakan Indonesia pada kuartal pertama tahun ini. Hal ini disebabkan anjloknya aktivitas ekonomi China yang mencatatkan pertumbuhan -6,8%.

"Kita baru saja mendengar BPS untuk pertumbuhan ekonomi triwulan II, ekonomi mengalami kontraksi -5,32%. Ini lebih rendah dari tahun lalu di mana triwulan II kita mampu catatkan 5,05%," katanya.

Bendahara negara menegaskan bahwa kegiatan ekonomi memang menurun cukup tajam pada periode April dan Mei. Namun, pemerintah melihat secercah harapan yang terjadi selama Juni.

"Kita melihat Juni sudah terjadi ada perbaikan atau pembalikan trend dan kita harapkan dijaga pada kuartal ketiga," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading