MARKET DATA
PDB KUARTAL II-2020

Konsumsi Rumah Tangga Hancur Lebur, Terburuk Sejak 1998

Lidya Julita S,  CNBC Indonesia
05 August 2020 12:05
Konsumsi Rumah Tangga Hancur Lebur, Terburuk Sejak 1998
Foto: Penjual Ayam di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan terjadinya kontraksi ekonomi yang cukup dalam di kuartal II-2020.

Pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2020 anjlok -5,32% dibandingkan pada kuartal II-2019 lalu (year on year).

Sementara BPS melaporkan secara kuartalan atau dari Kuartal I-2020 ke Kuartal II-2020 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi -4,19% (QtQ).

Dua kontraksi beruntun secara QtQ membuat Indonesia bisa dibilang sudah masuk ke fase resesi teknikal (technical recession). Pasalnya pada Kuartal I-2020 secara QtQ PDB Indonesia minus 2,41%.

Konsumsi rumah tangga tercatat negatif lagi dan terburuk sejak 1998. Pada kuartal IV-1998 konsumsi rumah tangga tercatat terkoreksi dan minus di atas 5%.

Berikut struktur pertumbuhan PDB kuartal II-2020:

Konsumsi Rumah Tangga : -5,51%
PMTB [Investasi] : -8,61%
Konsumsi Pemerintah : -6,90%
Konsumsi LNPRT : -7,76%
Ekspor : -11,66%
Impor : -16,96%

TOTAL : - 5,32%

Untuk perbandingan berikut sumber pertumbuhan ekonomi Kuartal II-2019 :

Konsumsi Rumah Tangga : 5,18%
PMTB [Investasi] : 4,55%
Konsumsi Pemerintah : -1,73%
Konsumsi LNPRT : 15,29%
Ekspor : -1,73%
Impor : -6,84%

TOTAL : 5,05%

(dru) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos Peritel Modern Ungkap Ada Sinyal Warga RI Bakal Tahan Belanja


Most Popular
Features