Penumpang Nambah, KRL Jabodetabek Tambah 5 Kereta Mulai Besok

News - Muhammad Choirul, CNBC Indonesia
31 July 2020 17:59
Sosialisasi penumpang KRL harus menggunakan pakain lengan panjang akan diberlakukan pekan ini. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Sosialisasi penumpang KRL harus menggunakan pakain lengan panjang akan diberlakukan pekan ini. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) kembali menambah jumlah perjalanan KRL. Penambahan tersebut diberlakukan di lintas Rangkasbitung - Tanah Abang PP, dengan jumlah 5 jadwal tambahan, mulai 1 Agustus 2020.

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba menyatakan bahwa kebijakan ini diambil untuk memaksimalkan upaya menjaga jarak dan jumlah pengguna sesuai di dalam KRL sesuai kapasitas yang diizinkan yaitu 74 orang per kereta.

Tambahan perjalanan selengkapnya sebagai berikut:


1. KLB Parungpanjang - Tigaraksa berangkat 03:05 WIB,
2. KLB Tigaraksa - Tanah Abang berangkat 04:15 WIB,
3. KA 1920 Tanah Abang - Rangkasbitung berangkat 05:45 WIB,
4. KA 1973 Rangkasbitung - Tanah Abang berangkat 08:00 WIB,
5. KLB Tanah Abang - Parungpanjang berangkat 10:05 WIB.

"Dengan tambahan lima perjalanan ini, mulai 1 Agustus 2020 maka total jumlah perjalanan yang dioperasikan PT KCI mencapai 971 perjalanan setiap harinya. Penambahan ini juga diharapkan dapat mengakomodir penambahan jumlah pengguna yang terjadi setiap pekannya pada periode PSBB Transisi ini," kata Anne Purba, dalam keterangannya, Jumat (31/7/20).

Ia menegaskan, layanan KCI di masa pandemi ini diberikan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Para pengguna sejak masuk stasiun akan melalui pengecekan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan KRL.

"Saat berada di peron, petugas di lapangan akan mengarahkan pengguna untuk menunggu KRL sesuai marka yang telah ditentukan dan menjaga jarak. Pembatasan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi kepadatan pengguna melalui antrean penyekatan di beberapa zona stasiun sebelum masuk ke peron," tandasnya.

Sementara agar pengguna dapat mengikuti update berkala mengenai situasi antrean pada jam sibuk pagi hari di sejumlah stasiun dengan volume pengguna tertinggi, PT KCI selama beberapa pekan terakhir telah menyajikan informasi kondisi antrean melalui aplikasi KRL Access dan media sosial @commuterline.

"Dengan mengetahui situasi antrean sebelum tiba di stasiun, calon pengguna KRL diharapkan dapat mengambil keputusan sesuai keperluan terkait rencana dan waktu perjalanannya dengan KRL," tuturnya.

PT KCI juga memperkenalkan KRL Access dengan tampilan baru dimana para pengguna dapat mengakses berbagai layanan terutama informasi kondisi antrian di stasiun dan posisi terkini KRL. KRL Access versi terbaru sudah dapat diunduh para pengguna Android melalui Play Store dan App Store.

PT KCI juga telah menetapkan Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang sebagai stasiun khusus Kartu Multi Trip (KMT). Uji coba telah dimulai sejak Senin 13 Juli 2020, dimana pada masa uji coba ini setiap hari Senin ketiga stasiun tersebut tidak lagi melayani transaksi pembelian dan isi ulang Tiket Harian Berjaminan (THB).

"Namun untuk tap out / keluar menggunakan THB masih dimungkinkan dan pengguna THB Pergi Pulang juga dapat melakukan tap in untuk perjalanan pulangnya," lanjutnya.

Mulai Senin 3 Agustus mendatang, ketiga stasiun tersebut sudah resmi menjadi Stasiun Khusus KMT dan berlaku setiap hari kerja. Di Stasiun Khusus KMT, pengguna dapat naik KRL menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank yang telah bekerja sama dengan KCI, dan tiket kode QR Link Aja. Penetapan stasiun KMT ini selain mengurai antrean THB juga untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19 dari transaksi dengan uang tunai yang sering berpindah tangan.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading